Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Susanto.
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Susanto.

KPK Minta Bantuan Jaksa Agung untuk Menghadirkan Saksi

Nasional kasus suap
M Sholahadhin Azhar • 15 Agustus 2019 13:34
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk menghadirkan enam saksi dari Kejaksaan. Juru bicara KPK Febri Diansyah menyebut koordinasi ini terkait kasus dugaan suap perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
 
"KPK telah mengirimkan surat ke Jaksa Agung untuk meminta bantuan," kata Febri saat dikonfirmasi, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Keenam saksi yang ingin dihadirkan yakni Kusnin, M. Rustam Efendi, Benny Crisnawan, Dyah Purnamaningsih, Musriyono, Adi Wicaksana. Kesaksian mereka dibutuhkan untuk perkara yang menjerat Asisten Bidang Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati DKI Jakarta Agus Winoto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Para saksi merupakan Jaksa yang bertugas di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah," kata Febri.
 
KPK terus mendalami perkara ini. Pada Rabu 14 Agustus 2019, KPK telah memeriksa empat saksi untuk tersangka Sendy Perico, pihak swasta. Mereka yakni Jaksa Fungsional di Badiklat Kejaksaan Agung, M. Zahroel Ramadhana, Jaksa Fungsional pada Kejati DKI Jakarta, Yadi Herdiantor, Jaksa Arih Wira Suranta, Kasi Kamnegtibum dan TPU di Kejati DKI Jakarta, Yuniar Sinar Pamungkas, .
 
Namun para saksi itu tidak hadir dan KPK meminta Kejaksaan Agung membantu menghadirkan mereka. Dalam kasus ini, KPK menetapkan tiga tersangka yakni Agus Winoto, Sendy Perico, dan seorang pengacara, Alvin Suherman.
 
Agus diduga menerima suap Rp200 juta dari Sendy terkait pemberatan hukuman pada pihak lawan di perkara penipuan investasi. Alvin Suherman selaku perantara yang memberikan uang tersebut.

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif