Ilustrasi pengadilan. Foto: MTVN/Mohammad Rizal.
Ilustrasi pengadilan. Foto: MTVN/Mohammad Rizal.

Akreditasi Pengadilan belum Maksimal

Nasional pengadilan
M Sholahadhin Azhar • 24 Agustus 2017 19:38
medcom.id, Jakarta: Sistem peradilan di Tanah Air penuh dengan kendala. Masih banyak pengadilan di Indonesia yang belum diakreditasi. Hingga saat ini saja, baru 24 pengadilan tinggi (PT) dan 185 pengadilan negeri (PN) yang terakreditasi.
 
Dalam 2 tahun terakhir, Mahkamah Agung (MA) menggarap masalah ini melalui Tim Akreditasi Penjaminan Mutu Ditjen Badan Peradilan Umum. Ada 30 pengadilan tinggi dan 352 pengadilan negeri yang jadi target akreditasi.
 
"Pengadilan Tinggi yang belum terakreditasi itu umumnya berada di lokasi yang jauh, di timur Indonesia seperti Jayapura, serta bagian ujung lainnya, Aceh," kata Kepala Akreditasi Penjaminan Mutu Mahkamah Agung Wahyudin di Hotel Aryaduta, Kamis 24 Agustus 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Permasalahan lain, yakni ada pada pimpinan di pengadilan. Mereka dinilai kurang tanggap menyiapkan pengadilan menghadapi proses akreditasi. Padahal, sudah ada sosialisasi mengenai masalah ini sejak 2015.
 
Ke depan, proses akreditasi bakal difokuskan pada pengadilan tinggi. Pasalnya, nantinya PT dipercaya mengakreditasi ke PN di bawahnya. "Dengan demikian kami harapkan ada percepatan sehingga tahun 2019 sudah selesai semua proses akreditasi tersebut,” sebut Wahyudin.
 
Kriteria penilaian yang dipakai untuk proses ini adalah leadership, strategic planning, customer focus, document system, resource management, process management dan performance results. Selain komponen ini, ada juga kriteria yang merujuk pada Kerangka Kerja Internasional untuk Penilaian Pengadilan Unggul (IFCE).
 
Tujuannya akreditasi, kata dia, untuk memaksimalkan daya respons pengadilan terhadap permintaan masyarakat. "Organisasi harus cepat merespons seluruh kebutuhan dan tuntutan dari masyarakat," pungkas dia.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif