Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Arsul Sani - Medcom.id/Muhammad Al Hasan.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Arsul Sani - Medcom.id/Muhammad Al Hasan.

Penyelidikan Temuan Formulir C1 di Menteng Harus Transparan

Nasional pemilu serentak 2019
Whisnu Mardiansyah • 08 Mei 2019 12:50
Jakarta: Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani, meminta polisi transparan dalam menyelidiki temuan ribuan formulir C1 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Apalagi, formulir C1 itu diduga menguntungkan salah satu pasangan calon.
 
"Kalau yang seperti di Menteng ada temuan yang diduga C1, biar polisi bekerja apakah itu beneran atau palsu," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Mei 2019.
 
Menurut dia, transparansi ini penting untuk menghilangkan kesan ada kecurangan dan pelanggaran pemilu yang dilakukan kubu Jokowi-Ma'ruf. Polisi diminta menindak tegas siapa pun pelaku di balik temuan ribuan C1 itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya ingin sampaikan hal-hal atau kejadian yang menyertai pelaksanaan pemilu itu tidak melulu menguntungkan paslon 01," jelas Arsul.
 
Politikus PPP itu menegaskan tudingan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno soal kecurangan akan terbantahkan jika formulir C1 itu terbukti menguntungkan pasangan calon nomor urut 02.
 
"Ada peristiwa-peristiwa bahkan seperti kesalahan input yang juga untungkan 02. Oleh karena itu sikapinya proporsional saja," jelas Arsul.
 
Polisi sebelumnya menyita ribuan C1 yang diduga palsu dalam sebuah mobil Daihatsu Sigra di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 4 Mei 2019 sekitar pukul 10.30 WIB. Saat ini barang bukti dan pelaku sudah diserahkan ke Bawaslu DKI.
 
"Iya benar, tapi sudah diserahkan ke Bawaslu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.
 
Terpisah, Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Puadi mengungkapkan penangkapan itu terjadi saat operasi lalu lintas. Polisi memberhentikan sebuah mobil yang dicurigai.
 
"Petugas menemukan dua kotak berisi ribuan form C1 Kabupaten Boyolali," ujar Puadi.
 
Dari penangkapan itu kepolisian lalu berkoodinasi dengan Bawaslu. "Nah, Bawaslu Jakarta Pusat langsung melaporkan temuan ini ke Bawaslu DKI Jakarta," sebut Puadi.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif