Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.

Anak Santoso Gabung Kelompok Teroris Ali Kalora

Nasional terorisme
Lukman Diah Sari • 14 Februari 2019 15:35
Jakarta: Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkanSatgas Tinombala terus mengidentifikasi anggota kelompok teror Ali Kalora. Terbaru, Satgas Tinombala menemukan anak kandungmantan pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso ikut bergabung kelompok itu.
 
“Dia ikut bergabung kelompok Ali Kalora, nanti segera proses penetapan DPO,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 14 Februari 2019.
 
Dedi mengaku pihaknya belum mengetahui cara anak Santoso bergabung dengan Ali Kalora cs.
Dia menduga ada inisiatif atau melalui perekrutan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Karena datang ke hutan,” ucap dia.
 
Hingga kini, kata Dedi, sebanyak 14 orang anggota kelompok teror Ali Kalora sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).Satgas Tinombala telah menyebarkan pamflet atau foto anggota Ali Kalora.
 
Kepolisian berharap mereka segera menyerahkan diri. Dedi juga meminta masyarakat memberikan informasi bila mengetahui ke-14 orang anggota Ali Kalora.
 
(Baca juga:'Jihad' Ali Kalora Tak Lagi Relevan)
 
"Sebar foto dan DPO (daftar pencarian orang) kita telah lakukan. Anggota juga ada yang bersentuhan langsung ke keluarga kelompok Ali Kalora. Itu yang telah kami lakukan," tandas dia.
 
Sebelumnya, kelompok teroris pimpinan Ali Kalora telah merekrut tujuh anggota baru. Empat di antaranya berasal dari Banten, sedangkan tiga lainnya berasal dari simpatisan warga tempat kelompok teroris itu bersembunyi di Poso, Sulawesi Tengah. Total jumlah anggota yang aktif saat ini sebanyak 14 orang.
 
(Baca juga:Kelompok Teroris Ali Kalora Diultimatum Menyerahkan Diri)
 
Kelompok ini terdiri dari Ali Ahmad alias Ali Kalora, Basir alias Romzi, Abu Alim alias Ambo, Mohammad Faizal alias Namnung, Askar alias Jaid alias Pak Guru, dan Qatar alias Farel alias Anas. Selain itu, ada Nae alias Galih alias Mukhlas.
 
Selanjutnya, Alhaji Kaliki alias Ibrohim, Rajif Gandi Sabran alias Rajes, Adtya alias Idad alias Kuasa, Alvin alias Adam alias Mus'ab alias Alvin Anshori, Alqindi Mutaqien alias Muaz, Jaka Ramadan alias Ikrima alias Rama, dan Andi Muhammad alias Abdullah alias Abdurrahman Al Makasari.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif