Bupati Mesuji Khamami (tengah) mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan terkait operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/1/2019). Foto: Antara/Riva
Bupati Mesuji Khamami (tengah) mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan terkait operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/1/2019). Foto: Antara/Riva

NasDem: Bupati Mesuji Mundur dari Partai

Nasional OTT KPK
Faisal Abdalla • 25 Januari 2019 19:55
Batam: Ketua DPP Partai NasDem bidang Publikasi dan Komunikasi Media, Willy Aditya mengatakan Bupati Mesuji, Khamami sudah mengundurkan diri dari partai. Khamami ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus suap proyek infrastruktur.
 
"Kami sudah mendapatkan informasi dari teman-teman Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di Lampung dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di Kabupaten Mesuji, yang bersangkutan sudah mengundurkan diri, diantarkan suratnya kemarin," kata Willy di Hotel Best Western, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat, 25 Januari 2019.
 
Dia menyayangkan terjadinya kasus ini lantaran Partai NasDem sudah mewanti-wanti kadernya agar tak melakukan pelanggaran hukum, apalagi kasus tindak pidana korupsi. Partai juga sudah menyodorkan pakta integritas yang wajib diteken oleh setiap calon kepala daerah maupun calon anggota legislatif yang diusung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Willy juga mengatakan mekanisme di partainya tegas terhadap kadernya yang masih juga tersangkut perkara rasuah. Kader tersangka korupsi hanya memiliki dua opsi, mengundurkan diri atau dipecat dari partai.
 
Partai NasDem, lanjut Willy, juga tak akan memberikan bantuan hukum kepada Khamami. Partai NasDem sepenuhnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
 
"Untuk kasus Tipikor, Partai NasDem tidak memberikan bantuan hukum. Kami mempersilahkan nanti yang bersangkutan mencari pengacara sendiri," tukasnya.
 
Dengan mundurnya Khamami dari Partai NasDem, maka jabatannya sebagai Dewan Pertimbangan DPD Partai NasDem Mesuji otomatis dicopot. Dia menegaskan mundurnya Khamami dari partai tak menganggu roda organisasi lantaran yang bersangkutan tidak menjabat sebagai pengurus harian.
 
"Jabatan Dewan Pertimbangan itu SK-nya terpisah dengan Pengurus Harian. Dia tidak mengganggu roda organisasi sejauh ini," tandasnya.
 
Lebih lanjut, Willy juga mengingatkan kepada seluruh kader NasDem yang menjabat sebagai kepala daerah maupun anggota legislatif agar tak melakukan praktik korupsi. Mereka diminta mematuhi pakta integritas yang telah disepakati.
 
"Proses ini adalah komitmen bersama. NasDem membangun sebuah mekanisme berintegritas itu dengan membuat pakta integritas," tegasnya.
 
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kabupaten Mesuji, Khamami sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek-proyek infrastruktur di lingkungan Pemkab Mesuji. Khamami ditetapkan sebagai tersangka setelah ditemukannya bukti permulaan yang cukup.
 

(MBM)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif