Pengamat Politik dan Pertahanan, Prof Salim Said. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Pengamat Politik dan Pertahanan, Prof Salim Said. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Polri Dianggap Masih Mampu Menanggulangi Terorisme

Nasional terorisme
Fachri Audhia Hafiez • 25 Juni 2018 09:16
Jakarta: Polri dianggap masih mampu menanggulangi terorisme. Pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme dianggap belum perlu.
 
"Terorisme itu adalah tindakan melanggar hukum. Mulai dari Anda ditusuk pakai jarum di jalan sampai bom itu kriminal. Nah kriminal urusan hukum dan itu polisi," kata Pengamat Politik dan Pertahanan, Prof Salim Said di kawasan Kemang Selatan, Jakarta, Minggu, 24 Juni 2018.
 
Salim mengatakan, TNI dilibatkan jika kondisi Polri tak mampu lagi menanggulangi terorisme. Diharapkan tidak ada anggapan bahwa Polri meminta bantuan pada TNI. "Jadi kalau polisi dianggap tidak mampu lagi, maka otoritas sipil memerintahkan tentara untuk menangani persoalan itu (pelibatan TNI)," ujar Salim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



 
Dia menambahkan, pelibatan TNI menanggulangi terorisme adalah keputusan politik. "Segala yang mengerahkan tentara itu merupakan keputusan politik dan itu ditangan presiden, serta panglima TNI," imbuh Salim.
 
Baca: Wiranto Jamin UU Terorisme tak Bikin TNISuper Power
 
Sementara itu, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) belum menerima usulan pembuatan draf peraturan presiden (Perpres), terkait pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme. Sebab, hingga kini Kementerian Pertahanan belum juga mengusulkan draf tersebut.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi