ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

3 Orang dari BP BUMD DKI Jadi Saksi Perdana Kasus Munjul

Nasional DKI Jakarta kasus tanah kasus korupsi Kasus Korupsi di Munjul Kasus pengadaan tanah Munjul
Fachri Audhia Hafiez • 21 Oktober 2021 12:43
Jakarta: Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan tiga saksi pada persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur. Kasus itu menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan.
 
"Tiga saksi dari Badan Pembinaan (BP) BUMD DKI Jakarta," kata JPU KPK Takdir Suhan kepada Medcom.id, Kamis, 21 Oktober 2021.
 
Ketiga saksi itu adalah Kabid Usaha Transportasi, Properti, dan Keuangan BP BUMD DKI Jakarta Ahmad Giffari. Lalu, pelaksana tugas Kepala BP BUMD DKI Jakarta Riyadi dan mantan Kepala BP BUMD Yurianto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jaksa belum membeberkan fokus yang akan digali kepada para saksi. Ketiganya akan dikonfirmasi menyesuaikan berita acara pemeriksaan (BAP) ketika diperiksa penyidik KPK.
 
Yoory didakwa merugikan keuangan negara Rp152 miliar. Kerugian terkait korupsi pengadaan tanah di Munjul.
 
Baca: Babak Baru, KPK Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Munjul
 
Mantan anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu diduga telah memperkaya diri sendiri atau orang lain maupun suatu korporasi. Pihak yang diperkaya adalah Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene dan pemilik PT Adonara Propertindo Rudi Hartono Iskandar.
 
Yoory didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif