Ilustrasi - Medcom.id
Ilustrasi - Medcom.id

Penyelundupan Sabu Cair Dikendalikan dari Lapas Cipinang

Nasional narkoba kasus narkoba
Media Indonesia • 05 Februari 2020 06:12
Jakarta: Polda Metro Jaya menyebut penyelundupan sabu cair yang dikemas dalam mainan anak berbentuk bola dikendalikan oleh seorang narapidana di Lapas Cipinang, yakni Koko Aliyang. Tersangka Eko dan Ronald mengenal Aliyang karena sebelumnya juga pernah dipenjara.
 
"Dua orang, Eko sama Ronald itu (mantan) narapidana, bebasnya baru bulan Desember kemarin. Koko Aliyang yang nawarin kerja," kata Kanit 5 Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kompol Budi Setiadi kepada Media Indonesia, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Menurut Budi, para tersangka dijanjikan upah Rp30 juta dalam satu kali pengambilan sabu. Sekali pengambilan sabu seberat 1.962 gram.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BNN bersama Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri juga mengungkap penyelundupan ganja dari Aceh ke Jakarta seberat kurang lebih 250 kilogram yang dikendalikan oleh Yayat, narapidana di Lapas Tangerang.
 
Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengatakan pihaknya bersama Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sedang membangun sebuah sistem untuk menangkal pengendalian narkotika dari balik lapas. Khususnya, pengawasan penggunaan ponsel.
 
"Bagaimana lapas ini kita tiadakan masuknya IT di dalam sana. Itu yang digunakan, bagaimana pengamanan ini handphone. Malah yang kita ungkap dua tahun lalu wifi masuk ke lapas," kata Heru.
 
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mengaku akan memberikan ketegasan terhadap Menkum HAM Yasonna Laoly terkait penggunaan ponsel oleh narapidana. Kemenkumham diharap tegas dalam mengatur penggunaan ponsel di dalam lapas.
 
"Kita minta kepada Menkum HAM untuk tepat aturan, untuk tegas melakukan aturan ini supaya menghindari permainan antara di dalam lapas dengan pengguna di luar ataupun jual beli (narkotik) di dalam. Nah ini kita hindari, karena komunikasi ini rentan," kata Sahroni. (MI. STri Subarkah)
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif