NEWSTICKER
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono. Medcom/P Aditya Prakasa
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono. Medcom/P Aditya Prakasa

1.371 Kerumunan Dibubarkan Selama Pandemi Korona

Nasional Virus Korona
Theofilus Ifan Sucipto • 26 Maret 2020 16:17
Jakarta: Polisi menyebut sudah membubarkan 1.371 kerumunan selama pandemi virus korona (covid-19). Kerumunan dibubarkan karena melanggar imbauan pemerintah untuk menjaga jarak sosial atau social/physical distancing.
 
"Itu semua (pembubaran kerumunan) terdapat di semua Polda di seluruh Indonesia," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 26 Maret 2020.
 
Argo menyebut langkah ini melibatkan banyak pihak. Misalnya, TNI hingga unsur pemerintah daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Kasus Positif Korona Jadi 893, 78 Meninggal
 
Polri mengimbau masyarakat tak berkerumun untuk mencegah penyebaran covid-19. Disiplin pribadi dan sosial diperlukan guna menekan penyebaran virus berbahaya ini.
 
"Kita harus jadi pahlawan pemutus virus covid-19 dengan berada di rumah," ujar mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.
 
Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan maklumat tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus korona. Warga yang membandel mengadakan kegiatan menyebabkan kerumunan bisa berujung pidana.
 
"Barang siapa yang tidak mengindahkan petugas yang berwenang yang saat ini melaksanakan tugas dapat dipidana," kata Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 23 Maret 2020.
 
Warga diminta meniadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa demi keselamatan bersama di tengah wabah covid-19. Polisi memastikan tak segan membubarkan kerumunan atau sekadar duduk-duduk di kafe.
 
Kasus positif korona di Indonesia ada di angka 893 per Kamis, 26 Maret 2020. Pasien meninggal 78 orang, dan yang sembuh 35 orang.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif