Ilustrasi sidang di Tipikor. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Ilustrasi sidang di Tipikor. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Bupati Minta Anak Buah Usahakan DAK Pegunungan Arfak

Nasional kasus korupsi
Fachri Audhia Hafiez • 12 Februari 2020 16:26
Jakarta: Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pegunungan Arfak, Natan Pasomba, diketahui pergi ke Kementerian Keuangan di Jakarta. Ini untuk mengusahakan Kabupaten Arfak menerima dana alokasi khusus (DAK).
 
"Kalau proposal dana DAK, itu proposalnya saya tahu," kata Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroy, saat diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Sukiman di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Februari 2020.
 
Yosias mengungkapkan kepergian Natan atas seizinnya. Namun, dia menyebut tak tahu orang yang ditemui Natan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang jelas dibawa Natan," tutur dia.
 
Bupati Minta Anak Buah Usahakan DAK Pegunungan Arfak
Terdakwa Sukiman. MI/Rommy Pujianto
 
Dalam surat dakwaan, Yosias mengizinkan pengajuan proposal permohonan DAK Tahun Anggaran 2017 ke Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Agustus 2016. Kasi DAK Fisik pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Rifa Surya diminta membantu mengawal pengajuan alokasi DAK 2017 Kabupaten Pegunungan Arfak agar mendapatkan DAK yang maksimal.
 
Sukiman didakwa menerima uang Rp2,6 miliar dan US$22 ribu. Uang berasal dari Natan Pasomba dan Yosias Saroy serta dua rekanan Dinas PU Pegunungan Arfak, Nicolas Tampang Allo dan Sovian Lati Lipu.
 
Suap diberikan agar Kabupaten Pegunungan Arfak mendapat alokasi anggaran yang bersumber dari APBN Perubahan Tahun Anggaran 2017 dan APBN 2018.
 
Sukiman didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif