Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto,
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto,

Polri Tangkap 3.823 Orang Terkait Premanisme dan Pungli

Nasional premanisme polri pungutan liar
Media Indonesia.com, Yakub Pryatama Wijayaatmaja • 16 Juni 2021 03:12
Jakarta: Polri menangkap 3.823 orang terkait kasus premanisme dan pungutan liar (pungli) di sejumlah wilayah Indonesia. Penangkapan usai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan instruksi kepada jajaran di wilayah membongkar pelaku premanisme dan pungli.
 
"Dari tanggal 11 sampai dengan 14 Juni 2021 yang dilakukan di 1.368 titik lokasi, terdapat enam Polda," ujar Karo Penmas Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021.
 
Pengungkapan terbanyak di wilayah hukum Polda Jawa Tengah. Sebnayak 922 orang sempat ditangkap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari tangkapan itu, 449 orang diciduk terkait kasus premanisme, di mana empat kasus disidik dan 439 lainnya diberi pembinaan. Lalu, 473 orang ditangkap terkait pungutan liar.
 
Kemudian, Polda Jawa Barat menangkap 894 orang. Sebanyak 348 orang ditangkap terkait kasus premanisme, 168 perkara disidik dan 180 orang dibina. Sementara itu, 546 orang lainnya ditangkap terkait kasus pungli dengan 92 kasus disidik dan 454 dibina.
 
(Baca: Polri: Seluruh Polda Fokus Berantas Pungli)
 
Kemudian, Polda Sumatra Utara menangkap 696 orang, 20 di antaranya ditangkap berkatian kasus premanisme dengan 8 perkara disidik dan 12 lainnya diberi pembinaan. Lalu, 676 orang ditangkap terkait kasus pungli dengan 20 perkara disidik dan 656 dibina.
 
Selanjutnya Polda Banten menangkap 643 orang. Sebanyak 600 orang ditangkap terkait premanisme dan diberi pembinaan untuk keseluruhan. Kemudian, 43 lainnya ditangkap terkait pungli dan dibina.
 
Polda Jawa Timur menangkap 386 orang, 210 di antaranya ditangkap terkait premanisme dengan 73 perkara disidik dan 137 diberi pembinaan. Sementara itu, 176 orang ditangkap terkait kasus pungli.
 
Terakhir, Polda Metro Jaya menangkap 137 orang terkait kasus premanisme dengan 13 perkara disidik dan 124 lainnya diberi pembinaan. Sementara itu, 145 orang lainnya ditangkap terkait kasus pungli dengan jumlah perkara yang disidik 16 dan 129 orang lain diberi pembinaan.
 
"(Pembinaan) dibuat surat pernyataan untuk tak lagi melakukan pelanggaran hukum," kata Rusdi.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif