Petinggi di Kementan Laporkan Penerimaan Gratifikasi

Juven Martua Sitompul 31 Mei 2018 11:37 WIB
kpk
Petinggi di Kementan Laporkan Penerimaan Gratifikasi
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah. Foto MI Susanto.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima laporan penerimaan gratifikasi dari direktur di Direktorat Jenderal Holtikultura di Kementerian Pertanian. Pihak pemberi diduga memiliki hubungan dengan salah satu pelaku impor pangan.
 
"Sehingga gratifikasi berupa uang tersebut memiliki hubungan dengan jabatan dan merupakan gratifikasi yang terlarang. Oleh karena itu wajib dilaporkan pada KPK," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jakarta, Kamis, 31 Mei 2018.
 
Febri mengatakan pemberian uang kepada direktur itu sebagai ucapan terima kasih. Lembaga Antikorupsi mengapresiasi pelaporan gratifikasi yang dilakukan oleh salah satu direktur tersebut.
 
Sayangnya Febri enggan menyebut nama yang dimaksud termasuk total uang yang dilaporkan. Dia hanya mengingatkan kepada seluruh pejabat negara, termasuk pejabat di Kementerian Pertanian lainnya, agar mematuhi ketentuan pelaporan gratifikasi sebagaimana diatur di Pasal 16 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK dan Pasal 12 C Undang-undang Nomor 20 Tahum 2001.
 
"Terlebih kementerian Pertanian telah membentuk Unit Pengendali Gratifikasi yang dapat mempermudah mekanisme pelaporan," ujar Febri.

Baca: Berkah di Balik Antirasywah

Menurut Febri, KPK berharap semua unsur pimpinan di lembaga negara khususnya di Kementerian Pertanian dapat memberi teladan dan instruksi yang kuat agar seluruh jajarannya tidak terlibat dalam praktik-praktik rasuah.
 
"Unsur pimpinan diharapkan memberikan teladan dan instruksi agar seluruh pegawai negeri dan penyelenggara negara di Kementan mewaspadai praktik-praktik gratifikasi yang masuk melalui pihak-pihak importir atau pihak terkait lain," pungkasnya.
 




(FZN)