Bos PT Arta Niaga jadi Saksi Kasus Korupsi Bengkalis

Juven Martua Sitompul 10 September 2018 11:04 WIB
kasus korupsi
Bos PT Arta Niaga jadi Saksi Kasus Korupsi Bengkalis
Juru bicara KPK Febri Diansyah/Medcom.id/Fachri Audia Hafiez
Jakarta: Komisaris PT Arta Niaga Nusantara Handoko Setiono dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Riau, Tahun 2013-2015.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MNS (Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhamad Nasir)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin, 10 September 2018.

Penyidik juga memanggil pihak swasta Petrus Edy Susanto dan salah seorang wirawastawa Sunarto Hadiprayitno. Keduanya akan diperiksa sebagai saksi tersangka yang sama.


KPK menetapkan Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhamad Nasir dan Dirut PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Bengkalis Tahun Anggaran 2013-2015. Keduanya diduga memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yang dapat merugikan keuangan atau perekonomian negara.

Kedua tersangka disangkakan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id