Mantan Wali Kota Depok Dicecar 64 Pertanyaan oleh Penyidik

Octavianus Dwi Sutrisno 14 September 2018 06:04 WIB
kasus korupsi
Mantan Wali Kota Depok Dicecar 64 Pertanyaan oleh Penyidik
Nur Mahmudi (tengah) setelah 15 Jam diperiksa polisi dalam kasus Jalan Nangka Kota Depok. Medcom.id/ Octavianus Dwi Sutrisno
Depok: Kuasa Hukum Eks Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, Iim Abdul Halim menegaskan tidak ada nama lain yang terseret dalam kasus korupsi pelebaran Jalan Nangka, Kota Depok.

Hal tersebut terucap oleh Iim saat menemani Nur Mahmudi Ismail usai menjalani proses pemeriksaan di ruangan penyidik Satreskrim Polresta Depok.

"Tidak ada, yang lain (DPRD Kota Depok) juga tidak," ucap Iim kepada wartawan di Mapolresta Depok, Jumat, 14 September 2018 dini hari.


Iim menegaskan selama 15 jam pemeriksaan tersebut mantan orang nomor satu di Kota Depok itu dicecar kurang lebih 64 pertanyaan.

"Polisi sangat profesional dalam penyidikan kasus ini," ujar dia.

Namun terkait substansi pertanyaan pemeriksaan penyidik Iim tidak bisa membeberkan secara jelas namun masih seputaran perkara pelebaran Jalan Nangka Kota Depok.

"Substansinya mengenai pengadaan tanah Jalan Nangka. Pemeriksaan normatif," beber dia.

Dia bilang dalam kasus korupsi tersebut penyidik melayangkan tuduhan pasal 2 dan 3 UU Tipikor.

"Sesuai tuduhan pasal tersebut, poin - poinnya seputaran itu saja " tutur Iim.

Pantauan Medcom.id, Nur Mahmudi Ismail datang memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 09.00 WIB. Eks Wali Kota Depok tersebut selesai diperiksa sekitar pukul 23.40 WIB, Kamis, 13 September 2018. Sementara itu mantan Sekda Depok Harry Prihanto diperiksa kurang lebih 14 jam oleh penyidik pada Rabu, 12 September 2018. Dirinya harus menjawab kurang lebih 171 pertanyaan yang dilontarkan oleh penyidik



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id