Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria. Foto: Aprillio Akbar/Antara
Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria. Foto: Aprillio Akbar/Antara

Bupati Solok Selatan Dicegah ke Luar Negeri

Nasional kasus suap
Kautsar Widya Prabowo • 19 November 2019 13:26
Jakarta: Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria dicegah pelesiran ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pencegahan untuk kepentingan penyidikan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Solok Selatan.
 
"Pencegahan ke luar negeri dilakukan selama enam bulan, terhitung sejak 8 November 2019," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 19 November 2019.
 
Muzni merupakan tersangka dalam kasus ini. Politikus Partai Gerindra itu diduga menerima suap dalam dua proyek infrastruktur, yakni pembangunan Masjid Agung Solok Selatan dan jembatan Ambayan. Suap itu diterima dari Pemilik Grup Dempo, Muhammad Yamin Kahar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yamin pun sudah dicegah berpergian ke luar negeri. Surat permohonan pencegahan itu sudah dilayangkan ke Ditjen Imigrasi.
 
Dalam proyek jembatan Ambayan, Muzni diduga menerima uang Rp460 juta dalam kurun waktu April-Juni 2019. Sedangkan, dalam proyek pembangunan Masjid Agung Solok Selatan, Muzni menerima Rp315 juta.
 
Muzni disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Sedangkan Yamin disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif