Artis Steve Emmanuel (kedua dari kiri) kedapatan menggunakan narkoba. Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Artis Steve Emmanuel (kedua dari kiri) kedapatan menggunakan narkoba. Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.

Modus Steve Emmanuel Selundupkan Kokain dari Belanda

Nasional narkoba
Sunnaholomi Halakrispen • 27 Desember 2018 12:56
Jakarta: Artis Steve Emmanuel kedapatan menyelundupkan narkoba jenis kokain ke Tanah Air. Barang haram itu dia bawa langsung dari Belanda.  

"Yang bersangkutan mengaku membawa barang (kokain) dari Belanda. Tanggal 11 September 2018, ada tiketnya," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi di Polres Jakarta Barat, Kamis, 27 Desember 2018. 

Menurut dia, Steve nekat menyusupkan barang haram itu karena menganggap kokain dari Belanda lebih berkualitas. Sementara itu, kokain dari Indonesia kurang bagus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Pesinetron itu menyelundupkan sekitar 100 gram kokain yang terhitung cukup banyak untuk narkoba jenis kokain. Selama empat bulan terakhir, Steve telah mengonsumsi sekitar delapan gram kokain.  "Kita akan pertajam penyelidikan kenapa bisa lolos, padahal ada alat di bandara yang bisa mendeteksi ini," papar Hengki.

Kasatresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz menjelaskan Steve menyembunyikan kokain di tumpukan baju di dalam kopernya. Koper itu disimpan di bagasi pesawat dari Belanda menuju Indonesia.

Baca: Selundupkan Narkoba, Artis Steve Emmanuel Diciduk Polisi

"Dari BAP (berita acara pemeriksaan), tersangka membawa sendiri ke Indonesia dengan salah satu maskapai. Barang ini diikatkan ke dalam baju, dimasukan dalam koper dan bagasi. Kita akan selidiki bagaimana ini bisa lolos," kata Erick.

Polisi telah menggeledah apartemen tempat tinggal Steve. Dari sana, polisi menemukan 92 gram kokain, botol penyimpan kokain, dan satu bullet atau alat hisap, yang kemudian dijadikan sebagai barang bukti kasus ini.

Atas perbuatannya, Steve dijerat Pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terancam hukuman penjara minimal lima tahun dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati.




(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi