Cerita Idrus Saat Eni Saragih 'Dijemput' KPK

Muhammad Al Hasan 14 Juli 2018 07:18 WIB
ott kpkKorupsi PLTU Riau-1
Cerita Idrus Saat Eni Saragih 'Dijemput' KPK
Menteri Seosial idrus Marham. Medcom.id/M Al hasan
Jakarta: Menteri Sosial Idrus Marham mengaku terkejut terkait informasi adanya penangkapan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinasnya. Saat kejadian, Idrus mengaku ada di lokasi. 

Idrus bercerita, tim KPK tiba di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan sekitar pukul 15.00 WIB. Tim KPK lalu masuk dan mencari Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih. 

Dari ruang kerjanya, Idrus lalu menemui tim KPK. Setelah berbincang, tim KPK pun menunjukkan surat perintah penyidikan (Sprindik) dan menyatakan hendak membawa Eni untuk diperiksa. 


"Saya langsung beritahu kepada Eni, kamu harus ikut, kita harus menghargai KPK, anda harus datang ya, harus pergi bersama-sama, ya karena ini penegak hukum harus kita hargai," kata Idrus di kediamannya, Sabtu dini hari, 14 Juli 2018.

Setelah itu, Idrus mengaku tak banyak berbincang dengan Eni. Idrus juga tak banyak bertanya pada penyidik KPK yang datang. 

Politisi Golkar itu hanya menenangkan Eni dan menyarankannya mengikuti proses hukum. Idrus lalu menemani Eni hingga masuk mobil jemputan milik KPK.

"Prosesnya cepat. Yaudah saya katakan, ya ikuti semua kita harus hormati," tutur Idrus.

Idrus menyatakan, tak ada orang lain di dalam mobil KPK yang ditumpangi Eni. Versi Idrus, tak ada barang bukti pula yang disita dari kediamannya. 

Yang jelas, Idrus memang mengaku mengundang Eni ke rumahnya dalam rangka perayaan ulang tahun anak bungsunya yang berumur satu tahun. Undangan spesifik untuk makan siang bersama. 

KPK menangkap Eni bersama delapan orang lainnya. Penangkapan kesembilan itu diduga terkait suap proyek yang berkaitan dengan Komisi VII. Eni merupakan Wakil Ketua Komisi VII yang berasal dari fraksi Golkar.



(AGA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id