Gedung tempat penyimpanan barang rampasan baru milik KPK. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Gedung tempat penyimpanan barang rampasan baru milik KPK. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

KPK Resmikan Gedung Penyimpanan Barang Rampasan Baru, Bekas Aset Koruptor

Candra Yuri Nuralam • 10 Agustus 2022 14:33
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meresmikan Gedung Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) baru, Rabu, 10 Agustus 2022. Gedung itu bekas aset milik terpidana korupsi mantan Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imran.
 
"Dalam rangka pemulihan aset hasil tipikor secara optimal, efisien dan akuntabel KPK membutuhkan gedung fungsional untuk penyimpanan barang sitaan dan rampasan atas perkara tipikor yang ditangani KPK serta untuk lenyimpanan arsip penindakan KPK," kata Sekjen KPK Cahya H Harefa di Gedung Rupbasan KPK, Jakarta Timur, Rabu, 10 Agustus 2022.
 
Gedung baru KPK ini berada di Jalam Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur. Luas gedungnya 7.381 meter persegi. Gedung ini memiliki empat lantai untuk menyimpan aset rampasan dan sitaan kasus korupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cahya mengatakan gedung ini bisa menampung 180 mobil dan 120 sepeda motor. Selain itu, gedung ini juga memiliki 12 spot parkir untuk bus. "Serta ruang barang bukti seluas 588 meter persegi," ujar Cahya.
 

Baca: Mahasiswa Diharapkan Jadi Garda Terdepan Pemberantasan Korupsi 


Gedung ini memiliki mesin untuk mencuci mobil. Mesin itu dipasang untuk menjaga kebersihan kendaraan dan perawatan agar tidak rusak selama disimpan.
 
KPK Resmikan Gedung Penyimpanan Barang Rampasan Baru, Bekas Aset Koruptor
Salah satu ruangan di gedung Rupbasan baru milik KPK. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
 
Ada sensor alarm di tiap penyimpanan mobil yang ada di dalam gedung. Sensor itu dipasang untuk menghindari pencurian maupun penggunaan kendaraan sembarangan.
 
Gedung ini juga dipakai untuk menyimpan perhiasan dan uang terkait kasus korupsi. Lokasi pasti penyimpanannya dirahasiakan demi keamanan penyimpanan.
 
Gedung ini juga memilikinya solar panel. Pemasangan solar panel merupakan lanjutan dari instruksi pemerintah untuk memulai penggunaan energi bersih. 
 
Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan gedung ini juga bisa digunakan oleh penegak hukum lain. Tapi, barang yang boleh dititipkan cuma terkait kasus korupsi.
 
"Kita berharap dengan peresmian ini maka benda sitaan dan rampasan tetap terjaga, kualitasnya tetap terjamin, dan nilai jualnya tetap bisa dipertahankan," ujar Firli.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif