Ilustrasi pegawai KPK/Istimewa
Ilustrasi pegawai KPK/Istimewa

Berita Terpopuler Nasional

Kasus Bupati Mamberamo Tengah hingga Pencegahan Pemilik CV Samudra Chemical

M Sholahadhin Azhar • 25 November 2022 06:50
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belakangan ini sibuk mengusut kepemilikan aset Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak. Lembaga Antikorupsi itu sedang menganalisis penerapan pasal pencucian uang dalan kasus Ricky.
 
"Masih dalam analisis (dugaan pencucian uang)," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Kamis, 24 November 2022.
 
Ali mengatakan pihaknya tidak segan menerapkan pasal pencucian uang ke Ricky jika ditemukan bukti permulaan yang cukup. Apalagi, Lembaga Antikorupsi berambisi memaksimalkan pemulihan aset negara dari tindakan korupsi.
 
Pemberitaan terkait kasus Ricky Ham Pagawak menjadi terpopuler di Kanal Nasional Medcom.id pada Kamis, 24 November 2022. Selain itu, banyak sobat Medcom.id membaca berita terkait kasus perintangan penyidikan pembunuhan Brigadir J.
 

Baca: KPK Dalami Pelaksanaan Proyek di Papua


Sebanyak tiga saksi kasus obstruction of justice terkait pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J tidak hadir. Tiga saksi tersebut untuk terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria Adi Purnama.
 
Ketiga saksi itu, yakni Ketua RT 05 RW 01 Kompleks Polri, Seno Sukarto. Kemudian, Anggota Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri bernama Radite Hernawa dan Agus Saripul Hidayat.
 
"Khusus dari Seno Sukarto karena sudah tiga kali, dia sudah sakit terbaring kalau berkenan majelis kami baca berita acara pemeriksaan (BAP), namun keputusan di majelis," kata salah satu jaksa penuntut umum (JPU) saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis, 24 November 2022.
 
Berita populer selanjutnya terkait respons Hendra Kurniawan mengenai kucuran dana ke eks Kapolda Kaltim dari tambang ilegal. Tambang ilegal yang berada di Kalimantan Timur berkaitan dengan pengakuan Ismail Bolong.
 
"Tanya pejabat yang berwenang saja. (Aliran uang) itu kan ada semua bukti-bukti (di dalam laporan hasil penyelidikan)," kata Hendra di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis, 24 November 2022.
 

Baca: Trauma Healing di Posko Bantuan BIN Buat Anak-Anak Ceria Lagi


Hendra dikonfirmasi pertanyaan itu setelah mengikuti persidangan. Dia merupakan terdakwa kasus obstruction of justice terkait pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, pemberitaan mengenai fokus Presiden Joko Widodo merespons gempa Cianjur. Presiden ingin rehabilitasi rumah dilakukan usai evakuasi.
 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan proses perbaikan infrastruktur yang rusak akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat, akan dilakukan setelah proses evakuasi korban dan distribusi logistik selesai. Terutama, rumah-rumah warga.
 
"Yang paling penting setelah nanti evakuasi selesai, distribusi bantuan sudah bisa menjangkau semua lokasi, baru babak berikutnya adalah rehabilitasi untuk rumah-rumah yang roboh berat, sedang, maupun ringan," ujar Jokowi di Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Kamis, 24 November 2022.
 
Ia mengatakan pemerintah akan memberikan Rp50 juta kepada warga yang rumahnya rusak berat. Lalu, Rp25 juta untuk yang mengalami kerusakan sedang, dan Rp10 juta bagi yang rusak ringan.
 
Berita terpopuler terakhir mengenai pencegahan pemilik CV Samudra Chemical. Bareskrim Polri proses surat pencekalan E, pemilik CV Samudra Chemical yang ditetapkan tersangka dalam kasus gagal ginjal akut. Surat pencegahan ke luar negeri itu akan dikirim ke Imigrasi.
 
"Sedang proses ya," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dikonfirmasi, Kamis, 24 November 2022.
 
Pipit mengatakan pihaknya perlu mengurus administrasi terlebih dahulu sebelum menyerahkan surat rekomendasi pencekalan ke Imigrasi. "Akan kita urus administrasi. Pencekalan kan tidak bisa dilakukan tiba-tiba mencekal," ujar jenderal bintang satu itu.
 
Pemberitaan terkait isu-isu terkini terus diperbarui. Simak selengkapnya hanya di Kanal Nasional Medcom.id.

 
(ADN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif