Seorang pria meminta uang untuk membukakan portal di wilayah yang tengah lockdown. Istimewa
Seorang pria meminta uang untuk membukakan portal di wilayah yang tengah lockdown. Istimewa

Pria Minta Uang Agar Membuka Portal Lockdown Tidak Dipidana

Nasional premanisme polri DKI Jakarta pungutan liar
Siti Yona Hukmana • 02 Juli 2021 13:53
Jakarta: Roski, pria paruh baya yang meminta uang kepada warga agar membuka portal lockdown di kawasan Jakarta Barat, dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Polisi memutuskan tak menjerat Roski.
 
"Kalau dibilang pungutan liar belum diterima uangnya, percobaan pemerasan juga enggak ada pasalnya. Jadi, enggak ada (pidana)," kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Robinson Manurung saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 2 Juli 2021.
 
Robinson menyebut peristiwa terjadi lantaran salah paham antara Roski dan pengendara mobil, Nuraini. Korban juga sudah memaafkan Roski.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tadi Bu Aini bilang kalau enggak dimintai pun setelah saya lewat juga dikasih kok," ujar Robinson menirukan Nuraini.
 
Polisi mempertemukan Nurnaini, Roski, dan ketua rukun tetangga (RT) 05 wilayah setempat di Polsek Kebon Jeruk. Roski ditugaskan ketua RT menjaga portal itu.
 
(Baca: Polisi Usut Dugaan Pungli Buka Portal Lockdown di Jakbar)
 
Roski berinisiatif meminta uang kepada Nurnaini yang merupakan warga RT 04. Roski meminta imbalan Rp20 ribu.
 
Roski telah membuat surat pernyataan tulis tangan dengan dibubuhi materai tidak akan mengulangi perbuataannya. Korban dan pelaku sepakat berdamai.
 
Robinson menyebut pihaknya bakal melakukan sosialisasi ke RT dan RW di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, untuk mengantisipasi kejadian serupa.
 
Sebelumnya, aksi dugaan pungutan liar terhadap warga itu viral di media sosial Instagram @gojek24jam. Peristiwa terjadi di Jalan H Ismail, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis, 1 Juli 2021.
 
Dalam video viral yang diunggah akun Instagram @gojek24jam terlihat seorang pria meminta uang Rp20 ribu kepada warga yang hendak masuk ke permukiman yang tengah lockdown. Meski korban menolak, pelaku tetap bersikeras meminta uang untuk membeli rokok.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif