Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Polisi Hati-hati Tetapkan Tersangka Kerumunan di Petamburan

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 protokol kesehatan Muhammad Rizieq Shihab
Siti Yona Hukmana • 27 November 2020 16:24
Jakarta: Polisi belum menetapkan tersangka dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada akad nikah anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Polisi tak mau terburu-buru menetapkan tersangka.
 
"Belum ada (yang berpotensi jadi tersangka), semuanya berjalan sesuai tahapan, apabila ada yang dijadikan (tersangka) saat ini enggak tepat," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 27 November 2020.
 
Polisi menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan usai melakukan gelar perkara pada Kamis, 26 November 2020. Polisi menemukan peristiwa pidana dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi proses penyidikan ini lah mencari alat bukti untuk menemukan tersangka," ujar Tubagus.
 
Rencana proses penyidikan telah disusun petugas. Salah satunya, memeriksa saksi-saksi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Tak menutup kemungkinan penyidik akan memanggil Rizieq selaku penyelenggara acara akad nikah.
 
"Iya (termasuk Rizieq), siapa saja yang terkait dalam pemenuhan alat bukti tersebut akan kita panggil," kata Tubagus.
 
Baca: Bidik Tersangka, Polisi Segera Panggil Saksi Termasuk Rizieq
 
Kendati begitu, Tubagus belum dapat memastikan waktu pemeriksaan saksi. Sebab, jadwalnya masih disusun bersama penyidik.
 
"Nanti ada jadwalnya, kita atur sedemikan rupa, karena harus memberikan waktu bagi orang yang dipanggil. Tidak bisa sekarang dikirim hari ini harus datang," ujar Tubagus.
 
Akad nikah anak Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 14 November 2020 ramai didatangi pengikut Rizieq. Banyak jemaah yang berkerumun, tidak menjaga jarak, dan berpotensi menyebarkan covid-19.
 
Sejumlah peserta juga kedapatan tidak menggunakan masker. Banyak pula peserta acara menggunakan masker tak sesuai ketentuan, seperti digunakan di bawah dagu. Akibatnya, terjadi klaster baru penyebaran covid-19 di lokasi tersebut.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif