Ilustrasi WanaArtha Life. Dok WanaArtha Life
Ilustrasi WanaArtha Life. Dok WanaArtha Life

Nasabah WanaArtha Life Mengadu ke KY

Nasional Jiwasraya WanaArtha Life
Anggi Tondi Martaon • 24 Oktober 2020 09:28
Jakarta: Nasabah WanaArtha Life bertandang ke Komisi Yudisial (KY). Para nasabah mengadukan nasib mereka yang ikut terdampak akibat pengusutan kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
 
Menanggapi pengaduan tersebut, Ketua KY Jaja Ahmad Jayus berjanji menyurati Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Diharapkan, hakim bertindak adil terhadap permasalahan yang dihadapi oleh pemegang polis PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha tersebut.
 
"Sejatinya putusan hakim adalah menjadi cerminan keadilan masyarakat," kata Ketua KY Jaja Ahmad Jayus dalam keterangan tertulis, Sabtu, 24 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jaja mengaku tidak bisa bertindak lebih menyikapi pengaduan nasabah WanaArtha Life. Sebab, KY tidak bisa mengintervensi hakim dalam menangani suatu perkara.
 
Kejaksaan Agung menyita aset WanaArtha Life dan memblokir sub rekening efek (SRE) pemegang polis. Akibatnya, para nasabah tidak bisa mencairkan nilai polis yang diinvestasikan di WanaArtha.
 
Baca: Rp1 Miliar Tak Bisa Dicairkan di WanaArtha
 
Selain ke KY, nasabah WanaArtha Life mengadu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kepala Negara itu diminta turun tangan membantu menghadapi permasalahan 26 ribu nasabah WanaArtha Life.
 
"Kepada siapa kami harus mengadu kalau bukan kepada pemimpin naaional yakni Presiden Jokowi pilihan rakyat," kata Samsuga Sofyan, salah satu perwakilan pemegang polis WanaArtha Life.
 
Sementara itu, Wahjudi, pemegang polis WanaArtha Life menambahkan, para nasabah dianggap sebagai korban. Dia meyakini, aset milik nasabah tersebut tidak ada kaitannya dengan kasus Jiwasraya.
 
"Nasabah WanaArtha sebagai pihak ketiga beritikad baik kenapa harus terseret dan tersandera kasus Jiwasraya yang melibatkan Beni Tjokro," kata Wahjudi.
 
Baca: Dirut: Surat WanaArtha Life tak Pernah Direspons Kejagung
 
Wahjudi berharap Jokowi memberikan perhatian terhadap permasalahan yang dihadapi nasabah WanaArtha Life. Sebab, nasabah WanaArtha Life dianggap sebagai korban kasus korupsi Jiwasraya.
 
"Para nasabah adalah korban yang harus dilindungi dan bukan pelaku tindak pidana korupsi," ujar dia.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif