Ketua KPK Firli Bahuri/MI/Susanto
Ketua KPK Firli Bahuri/MI/Susanto

Penyidik Diduga Peras Wali Kota Tanjung Balai Rp1,5 Miliar

Nasional KPK kasus pemerasan kasus korupsi Penegakan Hukum Pemberantasan Korupsi
Candra Yuri Nuralam • 21 April 2021 15:33
Jakarta: Seorang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga meminta uang Rp1,5 miliar ke Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial. Permintaan dimaksudkan agar Lembaga Antikorupsi berhenti menyidik kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait lelang atau mutasi jabatan di Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjung Balai pada 2019.
 
Kabar itu sudah masuk ke jajaran pimpinan. Ketua KPK Firli Bahuri langsung menyelidiki dugaan pemerasan tersebut. "Saya akan cek dan dalami informasi tersebut," kata Firli kepada Medcom.id, Rabu, 21 April 2021.
 
Baca: Kasus Baru, KPK Selidiki Dugaan Korupsi di Tanjung Balai

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Firli belum bisa membenarkan kabar pemerasan tersebut. Namun, dia menegaskan pihaknya tidak akan melindungi pegawainya yang melakukan tindak kriminal.
 
Kasus dugaan penerimaan hadiah terkait mutasi jabatan di Tanjung Balai, Sumatra Utara, menjadi perkara baru yang diusut KPK. Pelaksaana tugas juru bicara KPK Ali Fikri menyebut pihaknya telah menetapkan tersangka dalam kasu situ.
 
Namun, identitas tersangka tidak bisa disebut untuk menjaga asas praduga tak bersalah. Ali juga belum bisa membeberkan kronologi perkaranya. Pembeberan bakal dibarengi penahanan tersangka.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif