Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menunjukkan pelaku bom bunuh diri di Kartasura, RA - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menunjukkan pelaku bom bunuh diri di Kartasura, RA - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

RA Ajak Orang Tua Ikut ISIS

Nasional terorisme
Theofilus Ifan Sucipto, Cindy • 07 Juni 2019 16:03
Jakarta: Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut tersangka bom bunuh diri di Sukoharjo, Jawa Tengah, RA, 22, mengajak orang tuanya ikut jaringan ISIS. RA berkomunikasi dengan kelompok ISIS lewat media sosial Facebook.
 
"Orang tuanya sempat diajak dibaiat ikut kepada jaringan ISIS," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 7 Juni 2019.
 
Bahkan, RA juga mengajak orang tuanya untuk melakukan bom bunuh diri. Namun, mereka menolak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Orang tuanya juga sempat diajak untuk mendukung melakukan suicide bomber tapi orang tuanya menolak," ucap Dedi.
 
Dedi menyebut orang tua RA tidak melaporkan perilaku anaknya kepada pihak kepolisian lantaran tidak memiliki pemahaman mendalam tentang paparan radikalisme.
 
(Baca juga:Teroris Kekinian Berguru dari Medsos)
 
"Apakah yang bersangkutan betul-betul terpapar secara mendalam terhadap suatu paham radikal yang dikembangkan oleh ISIS, belum (memahami)," ungkap dia.
 
Pengetahuan RA terhadap pemahaman agama, kata Dedi, juga sangat kurang. Sehingga RA mudah terpapar paham radikalisme.
 
"Orang tuanya sudah mengingatkan kepada anaknya untuk tidak usah mengikuti hal-hal yang sifat radikalnya terlalu ekstrem, itu membahayakan," terang Dedi.
 
RA melakukan aksi bom bunuh diri di Pospam Kartasura, Senin, 3 Juni 2019 malam. Dia menggunakan bom pinggang.
 
Akibat ledakan itu, RA mengalam luka di bagian perut dan tangan kanan. Saat ini dia sedang dirawat intensif di RS Bhayangkara Semarang setelah sebelumnya dirawat di RS Moewardi Surakarta.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif