Ilustrasi KPK. Foto: Antara/Muhammad Adimaja.
Ilustrasi KPK. Foto: Antara/Muhammad Adimaja.

KPK Diminta Tuntaskan Kasus Suap Bupati Bandung Barat

Nasional kasus suap
Juven Martua Sitompul • 12 Desember 2019 18:47
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengusut tuntas kasus suap Bupati Bandung Barat, Abubakar, yang diungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT). Apalagi, dalam vonis Abubakar disebut ada banyak pejabat Pemerintah Kabupaten Bandung Barat yang ikut memberikan uang suap kepada Abubakar.
 
"Ada 14 orang, pejabat setingkat eselon dua yang kami sertakan namanya, dan sudah kami berikan ke KPK sebagai laporan kami. Berdasarkan fakta persidangan, 14 pejabat ini aktif memberikan uang kepada Abubakar,” kata salah satu tokoh Bandung Barat, Asep Suhardi di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 11 Desember 2019.
 
Asep mengaku telah melaporkan 14 nama pejabat yang masih aktif di Pemkab Bandung Barat. Asep juga sudah menyertakan bukti setoran uang para pejabat yang disetorkan ke Abubakar dalam rangka pencalonan Pilkada 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kita ingin ada kepastian hukum, status 14 pejabat ini. Dari tingkat sekda sampai kadis,” tegas dia.
 
Asep menyebut warga mulai tidak nyaman karena pejabat yang diduga terlibat kasus Abubakar masih bekerja seperti biasa. Mereka bahkan merasa nyaman dan tenang dengan posisinya.
 
“Seperti tak terjadi apa-apa. Aman-aman saja karena sudah lama tidak juga ditindak oleh KPK,” kata dia.
 
KPK diharap segera menindaklanjuti laporan tersebut. Hal ini penting agar pemerintahan Bandung Barat bebas dari praktik korupsi.
 
Abubakar sebelumnya divonis lima tahun enam bulan penjara dan denda Rp200 juta. Abubakar dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi penggalangan dana ke sejumlah kepala dinas untuk pencalonan istrinya dalam Pilkada 2018.
 
Abubakar kemudian dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Bandung. Abubakar meninggal saat menjalani masa hukuman. Dia sempat di rawat di Rumah Sakit Borromeus sebelum menghembuskan napas terakhirnya.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif