Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. MI/Adam Dwi
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. MI/Adam Dwi

KPK Siap Bantu Usut Penyelundupan di Garuda

Nasional bumn Garuda Indonesia
M Sholahadhin Azhar • 06 Desember 2019 13:08
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tak akan menyerahkan perkara eks Dirut Garuda I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menegaskan pihaknya siap membantu.
 
"Bisa kita supervisi bila ada masalah dalam penindakannya," ujar Saut kepada Medcom.id, Jumat, 6 Desember 2019.
 
Saut mengamini pernyataan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga soal penanganan kasus di Bea Cukai. Pihaknya tak keberatan membantu jika ada hambatan menangani kasus tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang sudah ditangani oleh aparat penegak hukum lainnya, kita tidak bisa masuk," kata dia.
 
Saut tak ingin berspekulasi soal potensi graritifikasi dalam kasus ini. Menurutnya, definisi pemberian terhadap penyelenggara negara sudah jelas. Misalnya tenggat waktu pelaporan selama 30 hari sejak gratifikasi diterima.
 
Dalam kasus penyelundupan ini, kategori barang pemberian dianggap Saut masih belum bisa ditetapkan. Sebab sebelum diterima eks Dirut Garuda, barang tersebut sudah diproses hukum Bea Cukai.
 
"Jadi ini bukan gratifikasi saya kira," kata Saut.
 
Pun dia juga tak mau berspekulasi tentang kemiripan kasus ini dengan dugaan suap eks Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar. Emirsyah menerima aliran dana suap dengan total nilai Rp100 miliar.
 
"Belum ketahuan," kata Saut.
 
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyerahkan kasus penyelundupan Harley Davidson yang melibatkan Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara, kepada Bea Cukai. Kasus itu tak akan dilempar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
"Kita tunggu saja pidana, kita tunggu saja proses kerja dari Bea Cukai," kata staf khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Sinulingga, di Kantor KPK, Kamis, 5 Desember 2019.
 

 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif