Menkumham Yasonna Laoly. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Menkumham Yasonna Laoly. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Yasonna: PDIP Taat Hukum

Nasional OTT KPK
Damar Iradat • 09 Januari 2020 16:17
Jakarta: Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly enggan banyak komentar soal penangkapan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang diduga menyeret politikus PDI Perjuangan. Yasonna menegaskan, PDIP mengikuti proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
"Saya enggak tahu, tanya mereka saja. Ya kan kami (PDIP) ini taat hukum saja," kata Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 9 Januari 2020.
 
Yasonna juga mengaku belum mengetahui informasi KPK menyegel ruang kerja Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di DPP PDIP, Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat. "Saya belum denger itu. Saya sudah cek tadi," ujar politikus PDIP itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat menyebut KPK tak bisa asal menggeledah ruang kerja Hasto. KPK dinilai belum memiliki bukti kuat untuk 'mengacak' ruangan Hasto.
 
Namun, Djarot mengakui mendapat informasi penangkapan Wahyu diduga terkait pergantian antarwaktu (PAW) calon anggota legislatif (caleg) PDIP. Djarot pun menunggu KPK membeberkan perkara tersebut.
 
"Informasinya seperti itu ya (PAW). Makanya kita lihat dulu seperti apa (kasusnya)," kata Djarot di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
 
Wahyu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 8 Januari 2019. Wahyu diduga menerima suap, namun pemberinya masih ditutupi oleh KPK.
 
Identitas orang-orang yang diperiksa bersama Wahyu juga masih ditutup rapat. Termasuk profesi orang-orang yang diperiksa terkait operasi senyap terhadap Wahyu.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif