Mantan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Foto: MI/Rommy Pujianto
Mantan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Foto: MI/Rommy Pujianto

KPK Periksa Eks Menkeu Agus Martowardojo

Nasional korupsi e-ktp
Juven Martua Sitompul • 17 Mei 2019 11:15
Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo. Dia akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP berbasis elektronik (KTP-el).
 
"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MN (Anggota Komisi VIII DPR Markus Nari)," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019.
 
Agus memenuhi panggilan penyidik. Sayangnya, menteri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tak mau banyak berkomentar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti saja ya, nanti saja setelah diperiksa," kata Agus.
 
Nama Agus Martowardojo beberapa kali tercatat sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi KTP-el. Pemeriksaan ini diduga berkaitan dengan penganggaran proyek KTP-el yang berubah dari Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN), menjadi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) murni.
 
Markus Nari ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el sejak Juli 2017. Markus diduga memperkaya diri sendiri, atau orang lain dalam pengadaan paket KTP-el tahun 2011-2013 yang merugikan keuangan negara Rp2,3 triliun dari total anggaran Rp5,9 triliun.
 
Markus yang saat itu duduk di Komisi II diduga berperan memuluskan pembahasan dan penambahan anggaran proyek KTP-el di DPR. Berdasarkan fakta persidangan, Markus bersama sejumlah pihak lain meminta uang kepada Irman sebanyak Rp5 miliar pada 2012.
 
Namun, Markus baru menerima Rp4 miliar. Uang ini diduga untuk memuluskan pembahasan anggaran perpanjangan proyek KTP-el tahun 2013 sebesar Rp1,49 triliun
 
KPK sudah menetapkan delapan tersangka dalam kasus korupsi KTP-el. Delapan orang tersebut yakni, Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, dan Made Oka Masagung.
 
Saat ini, hanya Markus Nari yang masih dalam penyidikan KPK. Sementara itu, tujuh orang lainnya sudah divonis bersalah dan dibui.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif