Buron kasus korupsi cessie (hak tagih) Bank Bali Djoko Sugiarto Tjandra. Foto:  MI/Soleh
Buron kasus korupsi cessie (hak tagih) Bank Bali Djoko Sugiarto Tjandra. Foto: MI/Soleh

Sudin Dukcapil Jaksel Klaim Pembuatan KTP-el Memang Cepat

Nasional kasus korupsi
Sri Yanti Nainggolan • 08 Juli 2020 02:37
Jakarta: Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Selatan mengungkapkan durasi kilat pembuatan KTP elektronik (KTP-el) adalah wajar. Hal ini mengacu pada kasus terdakwa kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra.
 
"Kalau bicara 30 menit, itu hal yang tidak aneh-aneh amat," kata Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Selatan Abdul Haris saat dikonfirmasi, Senin, 6 Juli 2020.
 
Ia menjelaskan Djoko datang pada Senin, 8 Juni 2020, untuk merekam, yaitu pengambilan foto, retina mata, dan sidik jari. Kemudian, data dikirim secara daring melalui sistem. Saat itu, durasi kurang dari satu jam untuk mendapat status print ready record.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Artinya, begitu status sudah print ready record, itu fotonya sudah muncul dan kelurahan bisa cetak," simpul dia.
 
Lagipula, lanjut dia, uji ketunggalan juga tak butuh waktu lama, kecuali data Djoko bermasalah. Misalnya, ia ternyata sudah memiliki atau rekam KTP-el di tempat lain. Secara otomatis sistem akan menolak.
 
Baca: Dukcapil Jaksel Pasrah Dilaporkan ke Ombudsman
 
"Jadi saat itu Pak Djoko datang ke kelurahan, rekam, dan dia memang belum pernah rekam," kata Abdul.
 
Soal durasi cepat, Abdul menyebutkan Djoko datang cukup pagi sehingga belum banyak yang datang. Jadi, pelayanan pun cepat.

 

(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif