Mendagri Siapkan Plt Bupati Pakpak Bharat

M Sholahadhin Azhar 18 November 2018 20:14 WIB
ott kpk
Mendagri Siapkan Plt Bupati Pakpak Bharat
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. ANT/Sigid Kurniawan.
Jakarta: Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan menyiapkan pelaksana tugas (Plt) jika Remigo ditahan lembaga antikorupsi.

"Seingat saya wakil bupati kosong, mungkin sekda (Sahat Banurea) kita jadikan sebagai pelaksana tugas bupati," kata Tjahjo melalui pesan singkat, Minggu, 18 November 2018.

Baca: Demokrat Prihatin Kadernya Dibekuk KPK


Kemendagri masih menunggu pernyataan resmi KPK terkait status Remigo. Mendagri segera membuat surat keputusan jika KPK memutuskan menahan Remigo.

Tjahjo memastikan tak bakal ada kekosongan pemimpinan di Pakpak Bharat. Kemendagri akan mengeluarkan surat tak lebih dari 24 jam usai diumumkan KPK.

"Dan kami serahkan pada Gubernur Sumatera Utara," kata Tjahjo.

Hari ini, Remigo Yolando Berutu digiring ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia ditangkap KPK di Medan, Sumatra Utara, dini hari tadi. 

Selain Remigo, penyidik KPK juga menangkap kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pakpak Bharat, pegawai begeri sipil (PNS), dan pihak swasta dalam kasus suap ini. Namun, mereka dibawa terpisah. 

Baca: Kekayaan Bupati Pakpak Bharat Mencapai Rp54 M

Remigo datang lebih dulu dari tiga orang lainnya. Keempatnya ditangkap KPK pada pukul 24.00 WIB hingga 03.00 WIB, Minggu dini hari. Mereka diduga terlibat suap terkait proyek Dinas PU Kabupaten Pakpak Bharat.

Dalam proyek itu, Remigo diduga menerima uang dari transaksi haram mencapai ratusan juta rupiah. Selain di Medan, KPK menangkap dua orang lain di Jakarta. 






(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id