Ayah dari almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J), Samuel Hutabarat. Medcom.id/Kautsar
Ayah dari almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J), Samuel Hutabarat. Medcom.id/Kautsar

Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka, Orang Tua Brigadir J Terkejut karena Fakta Ini

Patrick Pinaria • 10 Agustus 2022 13:03
Jakarta: Irjen Pol Ferdy Sambo resmi menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J). Mantan Kadiv Propam Polri tersebut dinilai sebagai otak pembunuhan tersebut.
 
Penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka diumumkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada Selasa, 9 Agustus 2022. 
 
"Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara dan Timsus memutuskan untuk menetapkan saudara FS (Ferdy Sambo) sabagai tersangka," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prasetyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 9 Agustus 2022.

Orang tua Brigadir J tidak menyangka


Kepastian Ferdy Sambo menjadi tersangka sudah didengar orang tua Brigadir J. Mereka pun tak menyangka Ferdy menjadi otak pembunuhan anaknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami tidak menyangka, soalnya selama ini anak kita selama bertugas di sana tidak pernah menceritakan hal-hal yang negatif lah begitu," ujar ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat dalam program Breaking News Metro TV, Selasa, 9 Agustus 2022.
 
Samuel mengaku sangat kaget dengan fakta baru yang diungkap ke publik. Hal tersebut terjadi lantaran selama anaknya bertugas bersama Ferdy Sambo selalu bercerita kebaikan atasannya tersebut.
 
"Sudah kami dengar itu peristiwa bahwa kejadian di rumah Pak Ferdy Sambo kami belum percaya 100 persen waktu itu karena kami masih di perjalanan dari kampung kami Sidimpuan sampai ke Jambi. Sekarang inilah baru kami percaya kejadian itu di rumah Pak Ferdy Sambo," jelas Samuel.
 
Samuel pun berharap Ferdy Sambo bisa berterus terang mengenai motif pembunuhan anaknya ini. Ia juga sudah memaafkan Ferdy Sambo, tetapi meminta hukum tetap ditegakkan.

Motif pembunuhan masih didalami


Motif pembunuhan Brigadir J masih belum diketahui. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memastikan Tim Khusus (Timsus) yang dibentuknya masih terus bekerja untuk mendalami.
 
"Motif dilakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan Ibu Putri (Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo)," ujar Listyo.
 
Timsus juga akan meminta keterangan ahli untuk membuat kasus ini semakin terang. Dia berjanji membeberkan hasil kerja Timsus kepada publik.
 
"Ini bagian yang harus dituntaskan," ujar dia.
 
Listyo juga memastikan tidak ada fakta peristiwa tembak menembak di rumah dinas Ferdy seperti laporan awal. Ia memastikan Brigadir J tewas karena dibunuh.
 
Dengan penetapan Ferdy Sambo ini, jumlah tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J menjadi empat orang. Sebelumnya, polisi menetapkan tiga tersangka seperti Bharada E, KM dan Bripka Ricky Rizal (RR)..
 
Keempat tersangka memiliki perannya masing-masing dalam kasus ini. Bharada E yang melakukan penembakan. KM dan Bripka RR yang membantu hingga terjadi peristiwa penembakan. Sedangkan, Ferdy Sambo yang memerintahkan penembakan hingga membuat skenario agar terlihat sebagai peristiwa baku tembak. 
 
Atas peristiwa ini, Ferdy Sambo dan anak buahnya disangkakan melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Ancaman pidananya maksimal hukuman mati.
 
(PAT)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif