Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Kasus Pemalsuan Hasil PCR Harus Diusut Tuntas

Nasional polri Virus Korona pandemi covid-19
Anggi Tondi Martaon • 08 Januari 2021 17:22
Jakarta: Pihak kepolisian diminta mengusut tuntas pemalsuan hasil polymerase chain reaction (PCR). Pelaku harus ditindak tegas.
 
"Tak boleh dibiarkan, ini sangat menyesatkan dan merugikan publik. Pihak-pihak terkait harus segera mengusut permasalahan ini," kata Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 Januari 2021.
 
Anggota Komisi VI itu menyesalkan adanya praktik jual beli bebas covid-19. Praktik tersebut berpotensi memperparah penyebaran covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Alih-alih menekan penyebaran, yang ada malah berpotensi mempercepat penyebaran (covid-19) makin luas," ungkap dia.
 
Dia juga menilai praktik ini sangat merugikan masyarakat. Selain materi, jual beli surat bebas covid-19 ini mengancam keselamatan masyarakat.
 
"Meningkatkan risiko tertular atau menularkan virus covid-19," ujar dia.
 
Baca: Positivity Rate Covid-19 Indonesia Naik Jadi 15,6%
 
Polisi menangkap tiga pemuda pemalsu surat hasil tes polymerase chain reaction (PCR), MHA, 21; EAD, 22; dan MAIS, 21. Pelaku menawarkan hasil PCR palsu kepada masyarakat yang ingin pergi ke Bali.
 
"Modusnya, memalsukan surat PCR atas nama PT BF untuk keperluan berangkat naik pesawat sebagai syarat untuk ke Denpasar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Januari 2021.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif