Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat (kanan). Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat (kanan). Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Polisi Berpeluang Periksa Rizieq Shihab

Nasional dki jakarta Virus Korona pemprov dki fpi Rizieq Shihab
Siti Yona Hukmana • 18 November 2020 17:39
Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam pesta pernikahan anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Polisi berpeluang memanggil Rizieq.
 
"Kalau dibutuhkan keterangan yang bersangkutan (Rizieq) dari gelar perkara ya diundang, kalau dengan tidak dipanggil sudah cukup, ya tidak perlu," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 18 November 2020.
 
Tubagus mengatakan dalam proses penyelidikan penyidik mencari keterangan saksi dan bukti. Dia menekankan alat bukti penting untuk membuat terang pidana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Naik sidik, diperiksa-periksa lagi, baru ditentukan tersangkanya," ungkap Tubagus.
 
Polisi telah mengklarifikasi sembilan saksi pada Selasa, 17 November 2020. Mereka ialah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara; Kepala Biro Hukum DKI Jakarta, Yayan Yuhana.
 
(Baca: Polisi Selidiki Kegiatan Rizieq di Bogor)
 
Kemudian Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Abang, Sukana; Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Pusat, Bernard Tambunan; rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di kediaman Rizieq.
 
Penyidik kembali memeriksa empat saksi hari ini. Keempatnya ialah ketua panitia acara, pegawai tenda, dan dua saksi ahli.
 
Pesta pernikahan anak Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu, 14 November 2020 diduga melanggar protokol kesehatan. Acara itu ramai didatangi pengikut Rizieq.
 
Banyak jemaah berkerumun dan tidak menjaga jarak. Hal ini meningkatkan potensi penyebaran covid-19.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif