Ilustrasi penangkapan pelaku. Medcom.id
Ilustrasi penangkapan pelaku. Medcom.id

Berkumpul di Kolong Jembatan Semanggi, 18 Orang Ditangkap

Nasional polri Omnibus Law
Siti Yona Hukmana • 07 Oktober 2020 13:50
Jakarta: Polisi kembali menangkap belasan orang terkait demo penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker). Mereka ditangkap di kolong jembatan Semanggi, Jakarta Selatan.
 
"Iya (ditangkap) 18 orang," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Rabu, 7 Oktober 2020.
 
Sambodo mengatakan mereka ditangkap saat berkumpul di kolong jembatan. Mereka diduga kelompok Anarko.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berkumpul enggak jelas tujuannya, dicurigai kelompok Anarko," ungkap Sambodo.
 
Ke-18 orang itu tidak dibawa ke Polda Metro Jaya. Mereka dibawa ke posko di DPR, Jakarta Pusat.
 
"Untuk diperiksa," tutur dia.
 
(Baca: Ingin Ikut Aksi Tolak UU Ciptaker, 18 Pelajar SMA Ditangkap)
 
Sebelumnya, polisi juga menangkap 18 orang di sekitar kawasan gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa, 6 Oktober 2020. Mereka mengaku dari kelompok anti kemapanan.
 
"Ya diamanin bukan ke Polda. Masih di sini, ada diduga indikasi kelompok-kelompok anti kemapanan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Selasaz 6 Oktober 2020.
 
Para pemuda yang diduga pelajar sekolah menengah atas (SMA) itu diduga akan melakukan aksi demo terkait penolakan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan DPR.
 
"Mereka mendapat info mau ada aksi di DPR, makanya mereka datang. Sekarang kita lagi amankan, kita ambil keterangannya. Nanti kalau memang selesai ya dipulangkan," papar Yusri.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif