Ilustrasi pengadilan. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pengadilan. Medcom.id/M Rizal

Penembakan Pengikut Rizieq Harus Segera Dibawa ke Pengadilan

Nasional polri fpi Crosscheck Muhammad Rizieq Shihab
Cindy • 17 Januari 2021 16:34
Jakarta: Kasus penembakan empat pengikut Muhammad Rizieq Shihab oleh aparat kepolisian diminta segera dibawa ke pengadilan tindak pidana. Sehingga, kasus tidak terus berbuntut panjang dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
 
"Putusan apapun mengenai indikasi satu dugaan unlawful killing harus dibuktikan di pengadilan," kata Guru Besar Hukum Pidana, Agus Surono, dalam diskusi Crosscheck from Home by Medcom.id, Minggu, 17 Januari 2021.
 
Agus menuturkan terdapat prinsip pembenaran dan pemaafan dalam hukum pidana yang ada dalam pasal 50 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal tersebut berisi, "barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan undang-undang, tidak dipidana."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Purnawirawan TNI: Penembakan Empat Pengawal Rizieq Excessive Use of Force
 
Dia menyebut polisi yang menangkap pengikut Rizieq di dalam mobil diduga terpaksa menembak keempat orang tersebut. Sebab, keempat orang itu mencoba merebut senjata polisi.
 
Anggota polisi yang terlibat dalam kasus dapat membuktikan pernyataannya di pengadilan. Hakim yang akan memutuskan tindakan tersebut melanggar prosedur penegakan hukum atau tidak.
 
"Selama nanti prosedurnya, proses di pengadilan itu dapat dibuktikan. Nanti ujungnya adalah putusan pengadilan," ujar Agus.
 
Agus menuturkan apapun keputusan yang dihasilkan pengadilan harus ditaati oleh seluruh pihak. Ini guna meredam keresahan dan konflik di masyarakat.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif