Menteri Sosial Juliari Batubara. Medcom.id/Hendrik Simorangkir
Menteri Sosial Juliari Batubara. Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Kekayaan Menteri Juliari Mencapai Rp47,18 Miliar

Nasional dana bansos kasus korupsi OTT KPK kementerian sosial Korupsi Bansos Covid-19 Juliari P Batubara
Candra Yuri Nuralam • 06 Desember 2020 04:38
Jakarta: Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mempunyai total harta kekayaan mencapai Rp47,18 miliar. Hal ini diketahui berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara (LHKPN) Juliari pada 2019.
 
Dalam laporan itu, Juliari tercatat mempunyai tanah dan bangunan senilai Rp48,11 miliar. Itu terdiri dari tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp9,3 miliar, tanah dan bangunan di Badung senilai Rp25,7 miliar, serta tanah dan bangunan di Bogor senilai 5,2 miliar.
 
Juliari juga mempunyai tanah dan bangunan di Simalungun senilai Rp124 juta. Dia juga memiliki tiga tanah dan bangunan di Simalungun masing-masin senilai Rp161 juta, Rp76 juta, dan Rp28 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Mensos Juliari Dapat Rp8,8 Miliar dari Korupsi Pengadaan Bansos
 
Juliari juga tercatat mempunyai tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp3,45 miliar. Dia juga memiliki tanah dan bangunan di Bogor senilai 972 juta, Rp1,5 miliar, dan Rp1,5 miliar.
 
Juliari juga tercacat memiliki sebuah mobil Land Rover Jeep keluaran 2008 senilai Rp618 juta. Kendaraan yang dimiliki Juliari hanya mobil ini.
 
Di dalam LHKPN, Juliari juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp1,16 miliar, dan surat berharga Rp4,65 miliar. Tercatat, Juliari juga memiliki kas dan setara kas sebanyak Rp10,21 miliar.
 
Menteri Jualiari ditetapkan KPK sebagai tersangka bersama 4 orang lainnya. Menteri Sosial Juliari P Batubara (JPB) mendapat jatah uang haram sekitar Rp8 miliar tiap pengadaan bansos covid-19 di wilayah Jabodetabek pada 2020.
 
Baca: Mensos Juliari Tersangka Korupsi Bansos Covid-19
 
Sebanyak tiga orang ditetapkan sebagai tersangka penerima uang haram mereka ialah Juliari dan dua Pejabat Pembuat Komitmen di Kemensos, Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyuni (AW). Sementara itu, dua orang pemberi uang haram ialah Ardian I.M (AIM) dan Harry Sidabuke (HS).
 
Juliari disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif