Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Identifikasi 3 Jenazah Teroris Poso, Polisi Ambil 6 Sampel DNA Keluarga

Nasional terorisme polri Teror Teroris polisi indonesia Aksi Teror densus 88
Siti Yona Hukmana • 26 Juli 2021 12:36
Jakarta: Polisi masih mengidentifikasi tiga jenazah teroris Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), yang tewas tertembak beberapa waktu lalu. Sebanyak enam sampel asam deoksiribonukleat (DNA) keluarga diambil untuk dicocokkan. 
 
"Keenam orang yang diambil sampel DNA-nya ialah keluarga teroris Poso yang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) satu orang, dari Bima (Nusa Tenggara Barat) dua orang, Sulawesi Selatan satu orang, Palu satu orang, dan Poso satu orang," kata Kasatgas Humas Madago Raya Kombes Didik Supranoto dalam keterangan tertulis, Senin, 26 Juli 2021. 
 
Menurut dia, pengambilan sampel DNA dilakukan tim disaster victim identification (DVI) polda setempat. Tim itu dibantu Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Bom Lontong Milik Teroris MIT Poso yang Tewas Tertembak Berdaya Ledak Tinggi
 
"Saat ini, sampel DNA telah dikirim ke Laboratorium Pusdokkes (Pusat Kedokteran dan Kesehatan) Mabes Polri di Cipinang, Jakarta, dan hasilnya kita tunggu bersama," ujar Didik. 
 
Dia berharap masyarakat tidak berspekulasi terhadap identitas tiga jenazah teroris Poso tersebut. Dia memastikan hasil pemeriksaan segera disampaikan jika data sudah diterima Satgas Madago Raya.
 
Kontak tembak terjadi di Pegunungan Tokasa, Tanah Lanto, Torue, Parigi Moutong (Parimo), Sulteng, pukul 04.00 Wita, Minggu, 11 Juli 2021. Peristiwa itu menewaskan dua anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang masuk daftar pencarian orang (DPO).
 
Kedua jenazah teroris Poso yang tewas dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Poboya, Palu, Rabu, 14 Juli 2021. Pemakaman dilakukan setelah Tim DVI dan Indonesia Automatic Fingerprint System (Inafis) Polda Sulteng mengautopsi dan mengambil sampel sidik jari. 
 
Kontak tembak kembali terjadi di Desa Tanah Lanto, Kabupaten Parimo, sekitar pukul 11.30 Wita, Sabtu, 17 Juli 2021. Konflik ini menewaskan satu DPO teroris MIT Poso berinisial B alias AA alias A. 
 
Jenazah teroris itu dimakamkan di TPU Poboya, Palu, pada Sabtu malam, 17 Juli 2021. Sebelum pemakaman, Tim DVI dan Inafis Polda Sulteng sudah mengautopsi, mengidentifikasi, dan mengambil sampel DNA teroris tersebut.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif