Mantan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun. Foto: ANT/Dhemas Reviyanto
Mantan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun. Foto: ANT/Dhemas Reviyanto

Sakit Vertigo, Sidang Nurdin Basirun Ditunda

Nasional kasus suap
Fachri Audhia Hafiez • 15 Januari 2020 15:46
Jakarta: Sidang lanjutan terdakwa kasus korupsi sekaligus mantan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun ditunda. Nurdin menderita vertigo.
 
"Untuk itu sidang ditunda dan dilanjutkan 22 Januari 2020," kata Ketua Majelis Hakim Yanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Nurdin memberikan surat keterangan sakit vertigo dan asam lambung pada majelis hakim. Ia dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat sejak Jumat, 11 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nurdin sempat mengeluh sakit vertigo saat persidangan Rabu, 8 Januari 2020. Ia tak sanggup berdiri lama saat jaksa memperlihatkan sejumlah alat bukti di depan majelis hakim.
 
Nurdin didakwa menerima suap Rp45 juta dan 11 ribu dolar Singapura. Suap untuk memuluskan penerbitan izin pemanfaatan ruang laut di kawasan Kepri.
 
Suap diduga diterima pada April-Juli 2019. Uang rasuah itu berasal dari dua pengusaha, Kock Meng dan Johannes Kodrat. Kemudian, seorang swasta atau nelayan bernama Abu Bakar.
 
Nurdin didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.
 
Nurdin turut didakwa menerima gratifikasi Rp4,2 miliar. Uang rasuah diduga berasal dari pengusaha yang meminta penerbitan izin pemanfaatan ruang laut.
 
Nurdin didakwa melanggar Pasal 12 B Ayat (1) Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif