Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat digelandang menuju Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 9 Januari 2020. ANT/Indrianto Eko.
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat digelandang menuju Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 9 Januari 2020. ANT/Indrianto Eko.

Bupati Sidoarjo Ditahan di Rutan KPK

Nasional OTT KPK
Cindy • 09 Januari 2020 07:46
Jakarta: Bupati Sidoarjo Saiful Ilah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saifullah ditahan usai diperiksa intensif terkait kasus dugaan suap pengadaan proyek infrastruktur di Sidoarjo, Jawa Timur.
 
"Pemberi (suap di tahan di) Pom Guntur, selebihnya (bupati dan tersangka lainnya) Rutan KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikutip dari Antara, Kamis, 9 Januari 2020.
 
Saiful selesai diperiksa sekitar pukul 03.30 WIB. Saiful yang mengenakan rompin oranye tahanan KPK langsung digiring ke Rutan KPK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saiful masih kekeh tak menerima suap dari proyek infrastruktur itu. Ia tak merasa bersalah dalam kasus dugaan suap itu.
 
"Minta maaf kenapa? (Saya) enggak salah kok," kata Saifulah.
 
KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus itu. Pihak penerima suap yakni Saiful, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo Sunarto Setyaningsih, pejabat pembuat komitmen Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo Judi Tetrahastoto, dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Sanadjihitu Sangadji.
 
Selain itu terdapat dua pihak swasta sebagai pember suap, Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi. Enam tersangka itu bakal ditahan selama 20 hari.
 
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Saiful Ilah (SSI) sebagai tersangka. Saiful diduga menerima suap dari pihak swasta Ibnu Ghopur (IGR) terkait sejumlah proyek di Sidoarjo.
 
Uang Rp 350 juta diberikan Ghopur dalam tas ransel melalui ajudan Saiful, Novianto (N). Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan awal mula kasus suap dimulai saat Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga, Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo melakukan pengadaan beberapa proyek pada 2019.
 
Ghopur adalah salah satu kontraktor yang mengikuti pengadaan proyek tersebut. Ghopur melapor kepada Saiful ingin menggarap proyek Jalan Candi-Prasung pada Juli 2019. Namun, ada proses sanggahan dalam pengadaan itu sehingga Ghopur terancam tak mendapatkan proyek tersebut.
 
Ghopur pun meminta Saiful tidak menanggapi sanggahan tersebut dan memenangkan pihaknya. Proyek senilai Rp21,5 miliar itu pun akhirnya jatuh ke tangan Ghopur.
 


 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif