Ilustrasi Komnas HAM. MI
Ilustrasi Komnas HAM. MI

Penuhi Panggilan Komnas HAM, Kapolres Jakpus Janji Selesaikan Kasus MS

Nasional polri pencabulan pelecehan seksual Komnas HAM kpi perundungan
Christian • 22 September 2021 17:19
Jakarta: Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi memenuhi panggilan Komnas HAM. Hengki dimintai keterangan terkait penanganan kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan terhadap MS.
 
"Polres Jakpus dan Komnas HAM punya semangat yang dalam membuktikan tentang peristiwa yang terjadi. Saat ini proses dari kepolisian masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap kebenaran terhadap peristiwa tersebut," kata Hengki di Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 22 September 2021.
 
Hengki menuturkan proses penyelidikan tidak hanya berdasarkan informasi-informasi yang berkembang. Penyelidikan berdasarkan fakta-fakta yang dikumpulkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika peristiwa ini memang benar ada, maka kita akan tingkatkan proses penyelidikan ke penyidikan. Kami harus mencari dua alat bukti untuk mencari siapa tersangkanya," ucap dia.
 
Hengki menyebut pihaknya akan gelar perkara untuk mengungkap kebenaran kasus tersebut. Gelar perkara menjadi pintu masuk meningkatkan perkara ke penyidikan.
 
"Apabila memang benar peristiwa ini ada, kami akan proses. Apabila ada alat bukti akan kami naikkan menjadi tersangka," ujar Hengki.
 
Dia mengaku ada kendala yang cenderung menghambat proses pengungkapan kasus tersebut. Misalnya jarak waktu antara kejadian dengan waktu pelaporan ke Polres Metro Jakarta Pusat.
 
"Kami akan cari, selain daripada pelecehan seksual, kami juga kondisinya adalah perbuatan tidak menyenangkan, apakah ada perlakuan psikis maupun fisik," tutur dia.
 
Hengki berharap kasus tersebut menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Sehingga, kejadian serupa tidak terjadi lagi di lain waktu.
 
"Jadi artinya kami benar-benar berkomitmen bersama dengan Komnas HAM, memiliki semangat yang sama agar menjadi efek gentar, efek jera," tutur dia.
 
Baca: KPI Bantah Ingin Mendamaikan Korban dan Pelaku Pelecehan
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif