Ilustrasi Kejagung. Dok. MI
Ilustrasi Kejagung. Dok. MI

Kejagung Sita 1.400 Sertifikat Tanah Tersangka Jiwasraya

Nasional Jiwasraya
Juven Martua Sitompul • 22 Januari 2020 19:07
Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita 1.400 sertifikat tanah yang dimiliki lima tersangka kasus dugaan korupsi di PT Jiwasraya. Ribuan sertifikat ini masih diperiksa dan didata Badan Pertanahan Nasional (BPN).
 
"Masih direkap. Banyak sekali, bayangkan saja, sertifikat ada 1400," kata Burhanuddin, di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu.
 
Burhanuddin mengatakan Kejagung menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengusut kasus Jiwasraya. Korps Adhyaksa juga berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Ini kan baru mulai kemarin komunikasi," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengatakan sertifikat tanah tersebut disita untuk diperiksa. Kejagung ingin melihat ada tidaknya uang negara yang digunakan untuk membeli tanah tersebut.
 
Kejagung juga akan berusaha membantu pemerintah mengembalikan kerugian negara dengan mencari aset-aset yang dimiliki tersangka. "Juga penyitaan terhadap beberapa aset terus dilakukan. Kami akan mengincar pengembalian," kata Febrie.
 
Kejagung menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Jiwasraya. Mereka adalah eks Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, eks Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, dan Benny.
 
Kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif