Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Kerusuhan Papua

Perkantoran dan Bandara di Papua Beroperasi Normal

Nasional Kerusuhan Manokwari
Theofilus Ifan Sucipto • 20 Agustus 2019 15:32
Jakarta: Tim gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Papua Barat mulai membersihkan sisa-sisa kerusuhan di Sorong dan Manokwari, Papua Barat. Perkantoran mulai beraktivitas normal. 
 
"Dibersihkan hari ini sehingga diharapkan semua aktivitas masyarakat betul-betul berjalan dengan normal," ujar Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 20 Agustus 2019.
 
Dedi mengungkapkan sebanyak 10 fasilitas di Manokwari serta 15 fasilitas di Sorong mengalami kerusakan. Termasuk Bandar Udara Rendani, Manokwari, dan Bandara Domine Eduard Osok, Sorong.  

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bandara sudah bisa dioperasionalkan dengan baik," kata Dedi. 
 
Dedi menyebut tidak ada korban jiwa dalam kerusuhan itu. Dia menegaskan pemerintah daerah bakal memberikan bantuan pada korban. 
 
(Baca juga: Polisi Selisik 5 Akun Diduga Provokator Rusuh Manokwari)
 
"Dari pemerintah minimal akan memberi bantuan dalam rangka memulihkan aktivitas maupun properti yang rusak," ujar Dedi.
 
Kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, bermula saat massa bergerak ke pusat kota dan memblokade sejumlah titik sejak pukul 08.00 Waktu Indonesia bagian Timur (WIT). Pengunjuk rasa awalnya sepakat melakukan aksi damai.
 
Namun, jelang siang, sejumlah titik di Kota Manokwari justru diblokade dengan pembakaran ban bekas. Emosi massa tersulut akibat provokasi yang dilakukan oknum via media sosial. Konten berisi dugaan penyerangan mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur, menjadi pemicunya.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif