Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Tjahjo: Hati-hati Area Rawan Korupsi

Nasional OTT Bupati Supendi
Nur Aivanni • 15 Oktober 2019 17:17
Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku selalu meminta kepala daerah tak sembarangan. Hal itu disampaikannya menanggapi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Indramayu, Jawa Barat, Supendi.
 
"Saya hanya bisa mengingatkan, mari sama-sama mengingatkan, termasuk diri saya hati-hati terhadap area rawan korupsi," kata Tjahjo di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Oktober 2019.
 
Tjahjo mencatat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjaring 119 kepala daerah selama berdiri. Pihaknya pun terus menerus menekankan kepala daerah lainnya agar tak masuk ke lubang yang sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pencegahan terus, perencanaan terus, tapi ya tidak bisa kalau penghasilan kecil, gaji kecil sebagai alasan. Jangan," ucap dia.
 
Soal banyaknya kepala daerah yang tersangkut korupsi itu, Tjahjo tidak sependapat jika kampanye berbiaya besar dalam pilkada langsung menjadi pemicu kepala daerah terjerat dalam praktik korupsi. Dia menilai hal ini bukan faktor utama.
 
"Tidak bisa dijadikan indikasi, yang salah juga bukan partainya atau pemerintahnya, yang salah oknumnya, pelakunya," ungkap dia.
 
Bupati Indramayu Supendi terjaring OTT KPK, Senin, 14 Oktober 2019, malam. Dia diduga terlibat kasus suap dalam proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu.
 
KPK juga menangkap tujuh orang lainnya. Mereka terdiri dari ajudan, pegawai, rekanan, kepala dinas, dan beberapa pejabat Dinas PU. KPK juga menyita uang ratusan juta diduga terkait praktik rasuah ini.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif