Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/Siti Yona
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/Siti Yona

Lokasi Pembuatan Video Azan Berlafaz Jihad Teridentifikasi

Nasional ujaran kebencian undang-undang ite
Siti Yona Hukmana • 04 Desember 2020 16:46
Jakarta: Polisi tengah menyidik video viral azan berlafaz jihad. Lokasi pembuatan video telah teridentifikasi.
 
"Iya, sudah (lokasi masjid)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 4 Desember 2020.
 
Namun, Awi tak mau membeberkan lokasi masjid tersebut. Sebab, kasus masih dalam proses penyidikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya belum bisa sampaikan detailnya, nanti mendahului penyidik. Kan saya bilang masih melakukan tindakan hukum yang lain," ujar Awi.
 
Subdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap SY, muazin yang melafazkan jihad. SY ditangkap di Jalan Raya Sukabumi, Kecamatan Cibadak, Jawa Barat, pukul 02.45 WIB, Jumat, 4 Desember 2020.
 
(Baca: Kapolda Metro: Pengganti Lafaz Azan Akan Saya Kejar)
 
Polisi menyita satu buah handphone VIVO berwarna merah, satu kemeja lengan panjang warna putih, satu tutup kepala/peci warna putih, dan satu sarung kain.
 
SY telah dibawa ke Bareskrim Polri. Dia masih menjalani pemeriksaan intensif.
 
Sebuah video azan berdurasi 30 detik beredar di media sosial WhatsApp. Dalam video itu tampak lima orang pria, satu muazin, dan empat makmum.
 
Awalnya, muazin melafazkan azan seperti biasa. Namun, dia mengucapkan hayya alal jihad di bagian akhir azan, bukan hayya alal shalah. Ucapan itu diikuti empat makmum sambil mengepal dan mengangkat satu tangan.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif