Jubir KY Memenuhi Panggilan Polisi
Juru bicara KY Farid Wajdi/MI/Mohamad Irfan
Jakarta: Juru bicara Komisi Yudisial Farid Wajdi memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Ia akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pencemaran nama baik atas laporan 64 hakim Mahkamah Agung (MA).

"(Sebagai) warga negara yang baik dan mematuhi ketentuan undang-undang, maka kami hadir memenuhi pemanggilan polisi untuk panggilan yang kedua. Nanti materinya kami akan selesaikan di dalam," ucap kuasa hukum‎ Farid Wajdi, Mahmud Irsad Lubis, di Polda Metro Jaya, Rabu, 28 November 2018.

Baca: Laporan Hakim Terhadap Jubir KY Naik ke Penyidikan


Sebanyak 64 hakim MA yang tergabung dalam Persatuan Tenis Warga Pengadilan (PTWP) serta ketua pengadilan tingkat banding melaporkan Komisi Yudisial (KY) ke Polda Metro Jaya. Juru bicara MA Suhadi mengatakan laporan tersebut terkait pernyataan yang dikeluarkan KY tentang penyelenggaraan turnamen tenis di Bali.

"Juru bicara Komisi Yudisial (Farid Wajdi) menyatakan bahwa penyelenggaran tenis warga pengadilan di Denpasar, Bali, berjalan atas pungutan setiap pengadilan tingkat banding Rp150 juta. Hal ini tidak benar dan kali inilah kami laporkan ke polisi," ujar Suhadi pertengahan September 2018.

Suhadi justru menyatakan dana penyelengaraan tenis warga pengadilan di Denpasar sudah ditanggung PTWP pusat. Tanggungan biaya tersebut dikeluarkan tiga tahun sekali.

"Sudah ditentukan dalam Munas Kongres PTWP bahwa program kerja yang harus dijalani oleh setiap masa pengabdiannya itu adalah menyelenggarakan tenis secara nasional dan ini sudah dari tahun 50-an terselenggara," tutur Suhadi.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id