Presiden Joko Widodo. Medcom.id
Presiden Joko Widodo. Medcom.id

Istana Klaim Tim Pemburu Koruptor Bukti Keseriusan Jokowi

Nasional jokowi kasus korupsi
Nur Azizah • 30 Juli 2020 10:23
Jakarta: Pemerintah kembali membentuk Tim Pemburu Koruptor. Juru bicara presiden bidang Hukum Dini Purwono mengatakan pembentukan tim bukti keseriusan Presiden Joko Widodo memberantas korupsi.
 
"Saya bisa sampaikan ide besar dari pembentukan tim ini. Bahwa ini adalah salah satu bentuk keseriusan presiden dalam pemberantasan kasus korupsi," kata Dini kepada Medcom.id, Jakarta Pusat, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Dini menuturkan Tim Pemburu Koruptor akan fokus mengejar buronan korupsi di luar negeri. Serta mengejar dana yang 'dilarikan' ke luar negeri. Tim akan melibatkan berbagai unsur kementerian dan lembaga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam pelaksanaan tugas, tim ini akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai lembaga yang diberi wewenang langsung oleh undang-undang," ujar dia.
 
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebut Tim Pemburu Koruptor berbeda dengan Komisi Pemberantasan Korupsi. Namun, tidak menutup kemungkinan keduanya bekerja sama.
 
(Baca: KPK Nilai Tim Pemburu Koruptor Tak Diperlukan)
 
"KPK itu lembaga tersendiri, yang diburu oleh KPK tentu dikoordinasikan tersendiri," kata Mahfud dalam akun Instagramnya, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2020.
 
Mahfud menuturkan KPK lembaga khusus antikorupsi. Ia meyakini KPK sudah punya langkah-langkah tersendiri mengejar koruptor.
 
Pengaktifan tim mendapat tanggapan sinis dari Indonesia Corruption Watch (ICW). Tim dinilai tak bermanfaat, bahkan membuat penegakan hukum makin semrawut.
 
"Kebijakan untuk membuat tim baru malah berpotensi tumpang tindih dari segi kewenangan," kata peneliti ICW Wana Alamsyah, Jumat, 10 Juli 2020.
 
Wana menyebut cara paling mujarab menangkap buronan kasus korupsi dengan memperkuat hukum. Penambahan tim tanpa memperkuat hukum dinilai bakal sia-sia.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif