Ahmad Dhani Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Musisi Ahmad Dhani memenuhi panggilan sidang perdana di PN Jaksel. Foto: Medcom.id/M Al Hasan.
Jakarta: Musisi Ahmad Dhani segera duduk di kursi pesakitan dalam kasus ujaran kebencian. Dia memenuhi panggilan sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Pendiri dan pemimpin grup musik Dewa 19 itu pun membantah berencana mangkir dari meja hijau. Dhani menyebut berita dirinya mencoba melarikan diri adalah hoaks buatan antek Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Kalau ada berita Ahmad Dhani kabur karena dikejar Interpol, itu berita dari antek-antek PKI," kata Dhani di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya No 13, Senin, 16 April 2018.


Dhani merasa tersudutkan dengan berita perjalanannya dengan Mulan Jameela, sang istri, ke Israel. Kepergian Dhani menjadi buah bibir karena perjalanan itu dilakukan menjelang persidangan. 

"Itu antek PKI yang bilang kalau Ahmad Dhani kabur dikejar Interpol dan tidak kembali ke Indonesia." tegas Dhani. 

Di sisi lain, Dhani mengaku siap menjalani sidang perdananya. Ia mengaku tidak ada persiapan khusus. "Enggak ada, orang ini enteng-enteng saja," kata dia singkat.

Baca: Jokowi: Ujaran Kebencian Masih Berseliweran

Kasus ujaran kebencian ini berawal ketika Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian melaporkan Ahmad Dhani ke polisi atas tuduhan ujaran kebencian. Dhani dianggap telah menuliskan pernyataan tak mengenakan melalui akun Twitter-nya, @AHMADDHANIPRAST, pada Februari hingga Maret 2017.

Dhani disangka melanggar Pasal 45A Ayat 2 juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP.





(OGI)