Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

KPK Minta Pejabat Pajak Tak Manfaatkan Jabatan

Nasional kasus korupsi
Candra Yuri Nuralam • 19 Mei 2020 18:10
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pejabat pajak tak memanfaatkan jabatan. Hal ini menyusul fakta persidangan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DKI Jakarta Khusus, M Haniv.
 
Dia disebut meminta uang Rp150 juta kepada mantan Kepala Pelayanan Pajak (KPP) Penanaman Modal Asing (PMA) 3 DKI Jakarta, Yul Dirga untuk biaya fashion show anak.
 
"Dengan adanya fakta tersebut KPK mendorong agar internal Direktorat Pajak untuk kembali mengingatkan jajarannya agar tidak menyalahgunakan jabatan demi kepentingan pribadi karena hal tersebut bertentangan dengan Hukum," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Selasa 19 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pejabat pajak dinilai tak pantas meminta titipan berupa biaya sponsor fashion show seperti yang dilakukan oleh M Haniv. Penggunaan jabatan untuk memperkaya diri merupakan hal yang melawan hukum.
 
Dalam kasus ini KPK akan mengorek fakta permintaan uang sponsor itu. KPK akan berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk menjerat tingkah laku Haniv dengan hukum yang berlaku.
 
"Di samping itu, KPK akan menindaklanjuti fakta persidangan tersebut dengan berkoordinasi lebih lanjut dengan Inspektorat Bidang Investigasi (IBI) Kementerian Keuangan," tegas Ali.
 
Sebelumnya, Jaksa KPK Takdir Suhan membongkar pemintaan Haniv untuk dicarikan sponsor fashion show anaknya ke Yul Dirga melalui surel. Haniv meminta Yul mengusahakan uang Rp150 juta untuk acara busana anaknya itu.
 
"Tujuannya hanya sponsorship," kata Haniv dalam persidangan yang digelar virtual, Senin, 18 Mei 2020.
 
Surat elektronik (surel) yang dikirim Haniv pada 5 Desember 2016 itu berbunyi permintaan Haniv untuk mencarikan sponsor kegiatan fashion show yang diadakan 13 Desember 2020. Di proposal yang dilampirkan juga tercantum rekening dan nomor kontak anak Haniv.
 
Baca:Kakanwil DJP DKI Akui Minta Carikan Rp150 Juta untuk Sponsor
 
"Sebanyak dua atau tiga perusahaan, kalau bisa jumlahnya Rp150 juta ya," bunyi surel Haniv ke Yul.
 
Haniv mengatakan permintaan Rp150 juta itu batal karena perusahaan penyelenggara fashion show enggan memakai sponsorship. Ia juga menegaskan PMA 3 DKI Jakarta tak jadi mengeluarkan uang untuk kegiatan fashion itu.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif