Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez
Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez

Denda Pidana Idrus Marham Disetor ke Kas Negara

Nasional Korupsi PLTU Riau-1 Diskon Hukuman Koruptor
Fachri Audhia Hafiez • 13 September 2020 08:38
Jakarta: Mantan terpidana kasus korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 Idrus Marham telah membayar pidana denda sejumlah Rp50 juta. Denda dibayarkan pada Kamis, 3 September 2020.
 
"Jaksa eksekusi KPK Andry Prihandono telah melakukan pembayaran ke kas negara," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Jakarta, Sabtu, 12 September 2020.
 
Idrus bebas murni dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Cipinang, Jakarta, Jumat, 11 September 2020. Mantan Menteri Sosial itu dihukum dua tahun penjara serta denda Rp50 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca: Idrus Marham Bebas Murni)
 
Hukuman berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) pada tingkat kasasi tertanggal 2 Desember 2020 Nomor 3681/KPID.SUS/2019. Vonis diberikan hakim agung Krisna Harahap, Abdul Latief, dan Suhadi.
 
Idrus dan politikus Golkar Eni Maulani Saragih dinilai terbukti menerima suap dari bos BlackGold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo. Idrus dan Eni mengantongi uang pelicin Rp2,250 miliar terkait PLTU Riau-1.
 
Vonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni tiga tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider empat bulan kurungan. Di tingkat banding, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat hukuman Idrus jadi lima tahun penjara.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif