Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Polisi Temukan Unsur Pidana dalam Kebakaran Kilang Pertamina Balongan

Nasional kilang minyak kebakaran polri Pertamina Kilang Balongan
Theofilus Ifan Sucipto • 21 April 2021 15:19
Jakarta: Polisi menemukan unsur pidana dalam kebakaran kilang minyak RU VI PT Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Unsur pidana ditemukan berdasarkan gelar perkara pada Jumat, 16 April 2021.
 
"Kesimpulannya telah ditemukan adanya pidana pada peristiwa tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono di Gedung Mabes Polri, Rabu, 21 April 2021.
 
Rusdi menyebut insiden itu sudah naik ke tahap penyidikan. Sebab, penyidik menemukan bukti dan fakta yang memadai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada kesalahan dan kealpaan sehingga menimbulkan kebakaran atau ledakan. Ini sesuai Pasal 188 KUHP," kata dia.
 
Sebelumnya, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran kilang minyak RU VI PT Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Polri mendapati beberapa bukti di lokasi kebakaran itu.
 
"Sekarang Puslabfor Polri sedang melakukan kegiatan di laboratorium untuk memeriksa terhadap barang-barang bukti yang didapatkan dari hasil olah TKP," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 13 April 2021.
 
Baca: Polda Jabar Gelar Penyidikan Setelah SPDP Kilang Balongan Terbit
 
Menurut Rusdi, pemeriksaan uji laboratorium melibatkan sejumlah ahli. Guna menganalisa penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
 
Kebakaran kilang minyak terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, pada Senin, 29 Maret 2021. Kebakaran yang menimbulkan ledakan itu terdengar hingga lima kilometer lebih.
 
Akibatnya, 23 orang menjadi korban. Sebanyak lima di antaranya mengalami luka berat. Teranyar, satu orang dinyatakan meninggal.
 
Korban berinisial IA, 17, itu mengalami luka bakar. Dia menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan selama 12 hari di rumah sakit setempat.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif